Hari ini, kisruh dukungan ke paslon HEBAT di Buru diplenokan KPU

oleh -136 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Adanya penolakan warga Kabupaten Buru atas dukungna kepada pasangan calon (paslon) jalur independen Herman Kjudubun-Abdullah Vanath (HEBAT), juga dibenarkan anggota DPRD Kabupaten Buru Fraksi PPP, M. Dali Syarifudin.

Dikonfirmasi terpisah dari Ambon, Sabtu (6/1), Syarifudin menyesalkan identitas dirinya digunakan dan tanda tangannya sengaja dipalsukan dalam daftar dukungan kepada paslon dimaksud.

Menurutnya, ia sendiri sudah menandatangani formulir B5-KWK pada PPS Desa Namlea, sehingga otomatis dirinya dicoret dari daftar dukungan paslon HEBAT.

Bukan saja menyanggah itu, jelasnya, namun dirinya pun akan menempuh jalur hukum agar yang berwajib, yakni Panwaslu dan Gakumdu dapat memprosesnya secara pidana.

Panwaslu dan Gakumdu, harapnya, bisa bekerja dan menemukan oknum pelaku yang memalsukan dukungan calon independen.

Baca Juga  Pemkab buru Bagi-bagi Nasi Kotak untuk Berbuka Puasa

”Tindakan dugaan pemalsuan ini  juga telah merugikan paslon HEBAT, karena saya dan warga lain yang tak pernah memberikan dukungan, otomatis akan dikeluarkan dari daftar dukungan. Demikian halnya dengan PNS, maka dukungan terhadap paslon independen ini akan berkurang jumlahnya,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Buru, Jaidin Warhangan, saat berhasil dikonfirmasi menegaskan keanggotaan parpolnya pun turut dicatut dalam pemberian dukungan dimaksud.

Bukan saja pengurus pada tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa sekalipun turut dicatut nama dan tandatangannya untuk memberikan dukungan palsu terhadap paslon dimaksud.

Bahkan selaku pemegang tampuk tertinggi pada tingkat kabupaten, akunya, pihaknya juga mengarahkan anggotanya untuk mengajukan keberatan kepada PPS, dimana para anggota ini berdomisili.

Baca Juga  Arsenal Persembahkan Kemenangan Pertama untuk Arteta

”Panwascam kan ada, dan harus jadikan ini sebagai temuan langsung dugaan pelanggaran administrasi, sehingga anggota saya tidak harus bersusah pula melapor ke kantor panwaslu,” tegasnya.

Begitupun Ketua KPU Kabupaten Buru, Munir Soamole, menegaskan bahwa pihaknya sudah meminta kepada PPS untuk merampungkan hasil verfak pada hari Jumat (5/1) pukul 10.00 WIT.

Hasil verfak ini, terangnya, sudah diplenokan pada tingkat PPK hari itu juga pukul 16.00 WIT.

Untu hari ini, tambhanya, hasil pleno pada 10 PPK ini akan diplenokan secara terbuka pada tingkat KPU. (pt-01)