Hasil Pileg 2019 mulai goyahkan kepemimpinan Ticoalu

oleh -60 views
Link Banner

@Porostimur.com | Bitung : – Bagi Partai Demokrat di Kota Bitung, hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini ternyata jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Pasalnya hasil Pileg 2014, Demokrat berhasil menempatkan 4 wakilnya di DPRD Kota Bitung.

Namun, hasil Pileg 2019 ini justru menurun dan hanya mampu menempatkan 2 wakilnya saja.

Dengan hasil ini, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bitung, Jacky Ticoalu, dianggap gagal membesarkan nama partai besutan mantan Presiden RI dua periode, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini ditegaskan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Girian, Meike Makalew, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Sabtu (15/6).

Menurutnya, hasil buruk yang digapai dalam Pileg 2019 ini sudah dibahas dalam rapat evaluasi yang digelar di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Bitung, sehari sebelumnya.

Baca Juga  Aksesoris Sempurna untuk Pria agar Lebih Pede

Dalam rapat dimaksud, akunya, salah satu agenda yang dibahas yakni laporan pertanggunganjawaban Ketua DPC Demokrat Kota Bitung terkait dana saksi.

”Kami tahu dana partai yang diperuntukkan kepada semua calon legislatif itu ada. Terus, dikemanakan uang saksi itu? Apakah dana saksi dipakai untuk kepentingan pribadi? karena beliau juga mencalonkan diri,” ujarnya.

Diakuninya, atas hasil Pileg ini beberapa pengurus pun menyuarakan Ticoalu agar mundur dari jabatannya.

”Selain kami menanyakan dana saksi, saya sebagai Ketua PAC Kecamatan Girian juga meminta sebaiknya beliau mengundurkan dari jabatannya, karena kami khawatir partai ini akan hancur,” jelasnya.

Hasil berbeda yang ditorehkan DPC Demokrat Kota Bitung selang kepemimpinan Ticoalu ini, tegasnya, tentu saja berbeda dengan hasil yang ditorehkan selang kepemimpinan Hanny Ruru sebelumnya.

Baca Juga  10 Hari Pasca Gempa Kodim Masohi Kembali Salurkan Bantuan

”Mendingan Ketua DPC yang lama, Hanny Ruru, Partai Demokrat memperoleh 4 kursi. Maka dari itu, beberapa pengurus DPC dan Ketua PAC Kecamatan Ranowulu, Girian, Madidir, Aertembaga serta Lembeh Selatan, yang hadir dalam rapat evaluasi saat itu, sudah tidak percaya lagi kepada beliau,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bitung, Jacky Ticoalu, tidak membantah tentang hasil buruk yang digapai partai yang dipimpinnya itu.

Terlebih, hasil ini juga dibahas pihaknya dalam rapat evaluasi tentang gagalnya mempertahankan kursi yang ada di DPRD Kota Bitung.

”Kedepan saya akan membuat program merevisi semua ranting-ranting yang tidak memasukkan nama-nama saksi. Begitu juga dengan di PAC. Untuk dana saksi yang diberikan dari DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Utara, kami sudah membayar saksi yang ada di Dapil Maesa,” terangnya.

Baca Juga  Polres SBB Akan Terus Kontrol Bekas Tambang Cinabar

Dalam rapat evaluasi dimaksud, terangnya, dirinya juga sudah menjelaskan tentang alokasi dana saksi yang hanya dibayarkan kepada saksi di Kecamatan M,aesa, mengingat hanya PAC Maesa saja yang memasukkan nama-nama saksi.

”Sementara teman-teman lainnya tidak mengusulkan, sehingga dana itu terpakai ketika membayar sekitar 120 orang lebih saksi di Dapil Maesa yang terdaftar resmi mengikuti pelatihan di Panwaslu,” tambahnya.

Tentang jumlah dana saksi itu sendiri, tambahnya, diperkirakan sebesar Rp 14 juta.

”Untuk masalah dana saksi yang dipertanyakan teman-teman, kalau saya tidak salah ingat ada sekitar 14 juta. Coba kalau teman-teman yang di dapil lain memasukkannya, mungkin dana saksi ini akan saya bagi-bagikan,” pungkasnya. (kayren)