HCW Minta Kejati Malut Segera Panggil Pimpinam PT. Sari Tehnik Canggih Perkasa

oleh -219 views

Porostimur.com | Ternate: Halmahera Coruption Watch (HCW) Maluku Utara, dalam investigasinya, menemukan banyak kejanggalan pembangunan proyek, salah satunya adalah pekerjaan proyek pambangunan jembatan ruas Saketa-Dehepodo yang berlokasi di dataran Gane, Kabupaten Halmahera Selatan.

“Dalam pantawluan HCW, terdapat dugaan dan indikasi pelanggaran atas pembangunan jembatan tersebut. Proyek dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2020 sebesar Rp.23 miliar ini, dikerjakan oleh kontraktor ternama yang ada di Maluku Utara dengan menggunakan PT. Sari Tehnik Canggih Perkasa sebagai pemenang tender,” ungkap Direktur HCW Rajak Idrus, Ahad (5/9/2021).

Bukan hanya itu, menurut Rajak, HCW Juga menemukan dugaan dan indikasi atas pelanggaran pembangunan akses jalan kawasan pemukiman menuju pelabuhan Ehcol. Proyek yang berlokasi di Kabupaten Halamahera Utara itu telah dikerjakan pada tahun 2017, dengan menggunakan anggran APBD sebesar Rp3,7 miliar. Proyek tersebut juga dikerjakan oleh PT. Sari Tehnik Canggih Perkasa.

Baca Juga  Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Ditolak, Gravina: Memalukan

Di samping itu, ada juga dugaan dan indikasi masalah proyek pengadaan dan pemasangan PLTS 25 kWp di Desa Woi, Kabupaten Halmahera Selatan, senilal Rp4,8 miliar, serta proyek pemasangan PCTS 30 kWp di Desa Kakara, Kabupaten Halmahera Utara, senilai Rp5,8 miliar dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2016 proyek yang melekat di Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara kesemuanya dikerjakan oleh PT. Sari Tehnik Canggih Perkasa

No More Posts Available.

No more pages to load.