Heboh Yamko Rambe Yamko Disebut Bukan Lagu dari Papua

oleh -132 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Baru-baru ini jagad media sosial kembali diramaikan dengan lagu yang berjudul Yamko Rambe Yamko. Selama ini, lagu Yamko Rambe Yamko dikenal sebagai lagu daerah asal Papua.

Namun rupanya, di linimasa ramai dibahas jika lagu itu bukanlah dari Tanah Papua. Terkait hal ini, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Papua Ditjen Kebudayaan Kemendikbud pun buka suara.

Kepala UPT BPNB Papua Dessy Polla mengatakan jika memang selama ini belum ada literatur yang secara pasti menyebut darimana asal lagu tersebut. Namun, ia menilai jika salah satu kata dalam lagu itu berasal dari salah satu daerah di Papua.

“Dari peneliti saya, memang belum ada data pasti, literatur yang menyatakan itu dari mana,” kata Dessy dilansir detikcom, Sabtu (27/6/2020). “Tetapi dari beberapa kata yang ada di situ, seperti ‘yamko’, itu ada ‘marga’ di Genyem (salah satu daerah di Papua).”

Link Banner

Selain itu, Dessy juga berkomunikasi dengan seseorang yang pernah mewawancarai salah satu tokoh masyarakat Biak. Masyarakat Biak ini, menyebut jika Yamko Rambe Yamko bukan berasal dari bahasa Biak. Ia mengatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk menguak asal-muasal lagu ini lebih dalam.

Baca Juga  Lahan dipalang pemilik, MTQ Maluku berpeluang gagal

“Dia menginfokan hasil wawancara dia dengan salah satu tokoh masyarakat Biak, itu bukan bahasa Biak,” tutur Dessy. “Tetapi dulu di masa Belanda tahun 1963 itu katanya ada seorang seniman datang mengajar. Ini perlu diteliti.”

Singkat kata, Dessy belum bisa memberikan kepastian terkait arti dari Yamko Rambe Yamko. Untuk menguak lebih jauh mengenai lagu ini, Dessy akan berkoordinasi dengan pakar bahasa dan juga linguistik.

“Itu kan bahasanya belum diketahui bahasa apa. Cuma tadi yang kami bahas dari kata-kata itu, ada kata-kata yang misalnya ‘yamko’ itu ada satu marga, aronawa, terus ada satu sungai di Genyem itu Grime Nawa, maksudnya dihubungkan kira-kira,” jelas Dessy. “Terus kombe biasanya ada teman itu dari Genyen panggil kombe artinya saudara laki-laki. Kombe atau kumbe.”

Baca Juga  Ombudsmen RI Perwakilan Maluku Apresiasi Kemenag

Simon Patric Morin, Tokoh Papua menyatakan lagu Yamko Rambe Yamko yang sudah lama dilabeli lagu daerah Papua oleh pemerintah Indonesia adalah tidak benar dan tidak ada bukti kuat yang dapat membuktikan bahwa lagu tersebut berasal dari Papua.

Morin menjelaskan, setelah penyerahan Papua kepada UNTEA, pada bulan Mei 1963 orang Indonesia yang terdiri dari seniman dan penyanyi datang bertubi-tubi ke Papua. Mereka datang dan menyanyi dengan tujuan [yang menurut mereka] menghibur orang Papua yang sudah lama menderita bersama Belanda.

Baca Juga  Kondisi Ekonomi Indonesia Kian Berat, IMF Pangkas Proyeksi

Morin mengungkapkan bahwa lagu Yamko Rambe Yamko dinyanyikan pertama kali oleh group musik dari Jakarta pada Mei tahun 1963 di Biak. Saat itu, Morin sudah kelas III SMP Belanda.

“Kalo tidak salah dinyanyikan oleh seseorang yang namanya Pak Kasur, seorang pendidik untuk nyanyian anak-anak. Lagu tersebut dinyanyikan lalu dipopulerkan setelah penyerahan Papua ke UNTEA. Jadi Pak Kasur yang menyanyikan lagu itu di Biak pertama kali. Sampai dengan hari ini kita tidak tahu lagu ini dari bahasa suku apa di Papua. Apakah sudah ada suku yang mengklaim bahwa bahasa dalam lirik lagu itu adalah bahasa mereka? Saya pikir belum ada,” ungkapnya seperti dilansir suarapapua.com pada Sabtu (27/6/2020) malam. (red/rtm)