Hendak Cari Sapi, Warga Todowongi Halbar Temukan Mayat Mengapung di Sungai

oleh -105 views
Link Banner

Porostimur.com – Ternate: Penemuan mayat kembali terjadi di Maluku Utara. Kali ini di sungai Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut, ditemukan Karel Bunga (46 tahun), Senin (20/9/2021) sekira pukul 09.30 waktu setempat.

Kepada wartawan, Karel mengungkapkan, pagi tadi ketika usai mencari sapinya di kebun belakang rumah yang berdekatan dengan sungai, Ia ingin mencuci tangan dan kakinya.

Namun sesampainya di sungai, dirinya kaget karena melihat ada benda berwarna putih terapung di permukaan sungai.

“Karena sapi saya temukan di lumpur, tangan dan kaki saya kotor lumpur. Jadi saya ke kali untuk cuci tangan dan kaki,” tutur Karel.

Baca Juga  Honda Scoopy Warna dan Striping Baru Dirilis, Harga Naik?

“Karena firasat saya mengatakan lain, saya langsung lari ke kebun salah satu warga Todowongi, Fredik Jurame. Saya panggil dia supaya sama-sama cek benda itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Fredik yang saat itu sedang  mengasapi kopra langsung ikut Karel ke sungai. Setelah dicek, benda terapung itu ternyata mayat seorang pria yang juga warga Todowongi, Mei Ene (50 tahun).

Disitat dari halmaherapost.com, Karel bilang, sesuai keterangan keluarganya, korban keluar dari rumah sejak Minggu 19 September 2021 malam.

“Jadi tadi pada saat evakuasi mayat semua pihak ada. Polres Halbar, Polsek Jailolo, BPBD dan juga pihak Pemerintah Desa Todowongi yang bersama-sama mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Jailolo untuk diautopsi,” ujar Karel yang juga staf BPBD Halbar tersebut.

Baca Juga  Jumlah Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Maluku Bersiap `Normal Baru` Pertengahan Juni

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halbar, IPTU Ambo Wellang saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat di Sungai Todowongi. Namun ia mengaku belum bisa menyampaikan kronologi peristiwa.

“Betul ada penemuan mayat di Desa Todowongi, tapi saya belum bisa kasih laporan kronologinya karena belum ada laporan dari bawahan saya,” pungkasnya.

(red/hp)