Hendak ke Sanana, MT Adriana XX Nyaris Tenggelam

oleh -245 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sebuah kapal pengangkut BBM, MT Adriana yang mengangkut 16 orang anak buah kapal (ABK) mengalami kebocoran pada lambung kapal dan nyaris tenggelam ketika sedang berlayar di bagian utara peraiaran Pulau Buru, Maluku dengan tujuan Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Kapal yang diketahui sedang mengangkut sebanyak 402.659 liter cerosine dan 305.578 liter bio solar itu mengalami kecelakaan setelah bertolak dari Namlea, Kabupaten Buru menuju, Sanana, Maluku Utara pada, Selasa (4/2/2020) kemarin.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengatakan, kapal mengalami gangguan pada seachest pump room. Akibatnya, air masuk di kamar mesin, sehingga tidak dapat dioperasikan.

Muslimin mengatakan, setelah mendapatkan laporan kejadian itu, pihaknya bersama petugas Polres Pulau Buru dan petugas KPLP setempat langsung dikerahkan untuk menolong para ABK kapal tersebut.

Kapal berawak 16 ABK bermuatan BBM jenis Cerosine sebanyak 402.659 liter dan Bio Solar 305.578 liter, ini nyaris tenggelam setelah kamar mesinnya dipenuhi air.

Baca Juga  Danyon Marhanlan IX Ambon Kunjungi Kapolda Maluku

“Kapal saat ini dalam kondisi black out serta kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan. Saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan upaya evakuasi,” kata Muslimin.

Dipenuhi air, membuat mesin mendadak mati. Kapal tak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sanana dan berhenti pada titik koordinat 2° 58.727′ S – 126° 57.832′ E.

“Kapal ini bertolak dari Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru menuju Sanana pada 4 Februari 2020 pukul 15.00 WIT,” ujarnya.

Tim SAR gabungan yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi 16 penumpang dari atas kapal tersebut.

Saat ini, tujuh dari 16 ABK telah berada di Namlea, Kabupaten Buru.

Semua ABK sudah berhasil dievakuasi dari kapal dan saat ini tujuh ABK sudah ada di Namlea,” kata dia.

Baca Juga  Polresta P. Ambon & Pp. Lease Bagi Sarapan Pagi Gratis

Muslimin menambahkan, kapal tersebut selanjutnya ditarik dengan kapal TB Sinar Putra menuju, Namlea.

Dia menambahkan, proses evakuasi kapal dan para penumpang dilakukan di tengah gelombang tinggi di peraiaran tersebut. (red/rtm/bs)