Hendrta Thes dan Zulfahri Dinilai Gagal Jalankan Visi – Misi

oleh -89 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pasangan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) Hendrata Thes dan Wakilnya Zulfahri Abdullah dinilai gagal mengimplementasikan visi-misi selama memimpin kabupaten di Selatan Maluku Utara itu.

Keduanya dinilai gagal memenuhi visi- misi mereka, salah satunya menjadikan Kepsul sebagai daerah swasembada beras.

Mereka berdua malah jalan sendiri-sendiri dan justru tidak harmonis sejak awal bekuasa, ungkap Sahrul Takim pada media ini, Kamis (5/9) di Sanana.

Akademisi STAI Babussalam Sula ini mengungkapkan, salah satu indikator kegagalan itu adalah menjadikan Kabupaten Kepulauan Sula sebagai daerah swasembada beras sebagai mana visi – misi yang dicanangkan.

Sudah hampir di penghujung masa jabatan namun visi – misi Bupati dan wakil Bupati Kepsul untuk menjadikan Kepsul sebagai Daerah Swasembada beras tak kunjung terealisasi”, tukasnya.

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Fatcei Kecamatan Sanana

Sahrul menuturkan, klaim pemerintah Kepsul dalam pembangunan proyek irigasi yang sudah selesai mestinya membuahkan hasil dari pembangunan proyek itu sehingga masarakat dapat merasakan manfaat hasil pembangunan irigasi yang menurutnya bermasalah itu.

Akademisi STAI Babussalam Sula Sahlul Takim

Riswanto, petani asal Trans Modapuhi kepada porostimur.com menuturkan, selama ini tidak ada sedikitpun perhatian serta bantuan dari pemerintah Kepsul kepada mereka yang ada di trans Modapuhi. sehingga sebagian besar masarakat dari Jawa memilih kembali ke daerahnya masing masing.

“Kami yang datang ke sini kurang lebih 90 kepala keluarga (KK) semuanya dari pulau Jawa, Namun karena tidak ada pendapatan sehingga mereka semua kembali ke daerahnya masing masing dan kini tinggal 13 kepala keluarga yang masih bertahan”, tutur Riswanto

Baca Juga  Kodim 1509/Labuha Menerima Personel Tamtama Remaja Baru

Lelaki paruh baya ini menyampaikan bahwa padi yang telah ditanam semuanya gagal panen akibat tidak adanya pengairan.

“Saya berharap agar pemda Kepsul khususnya Dinas Pertanian agar segara membenahi irigasi di Trans Modapuhi,” pintanya. (if)