Hilirisasi Nikel Dorong Lonjakan PAD Maluku Utara dan Halmahera Selatan

oleh -49 views
Data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menunjukkan tren peningkatan PAD yang cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Tabel Perkembangan PAD Halmahera Selatan dan Maluku Utara Tahun 2020-2025

TahunPAD Halmahera Selatan (Rupiah)PAD Maluku Utara (Rupiah)
75,40 miliar447,29 miliar85,43 miliar
552,35 miliar71,23 miliar779,23 miliar
180,92 milar758,17 miar231,66 miliar
1.082,09 miliar244,07 miliar1.017,51 miar

Serapan Tenaga Kerja Meningkat

Selain dampak fiskal, hilirisasi juga mendorong peningkatan tenaga kerja formal. Persentasenya terus naik dari 34,37% pada 2022 menjadi 35,49% pada 2025.

Salah satu pelaku industri, Harita Nickel, mencatat sekitar 42,8% tenaga kerjanya berasal dari lokal Maluku Utara pada 2024.

Perusahaan juga menjalankan program peningkatan kapasitas SDM seperti Mechanic Talent Pool Program (MTPP) untuk mendukung tenaga kerja lokal agar lebih kompetitif.

Program Sosial dan Infrastruktur

Kontribusi industri juga terlihat melalui program sosial seperti Soligi Zero Stunting di Pulau Obi sejak 2022, yang menggabungkan edukasi, intervensi gizi, dan penguatan layanan kesehatan.

Baca Juga  Dari “Jangan Jadi Antek Asing” ke Direktur Asing Holding Negara

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Kami percaya, kesehatan anak adalah fondasi masa depan,” ujar Broto Suwarso dari Harita Nickel.

Di sisi lain, Kepala DPMPTSP Halmahera Selatan, Nasyir J. Koda, mengapresiasi kepatuhan investasi perusahaan yang dinilai berdampak langsung pada peningkatan PAD.

“Dari target Rp 8 miliar, hingga triwulan II 2026 sudah mencapai Rp 20 miliar. Ini bukti kontribusi nyata bagi daerah,” ungkapnya.

Dorong Ekonomi dan Kurangi Kemiskinan

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan juga dinilai efektif dalam mendorong ekonomi lokal dan menekan angka kemiskinan, khususnya di wilayah 3T.

No More Posts Available.

No more pages to load.