Hina Wartawan di Medsos, Oknum dengan Nama Akun Nia Kaunar Pora Dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula

oleh -3.291 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Salah satu oknum dengan nama akun facebook, Nia Kaunar Pora (NKP) resmi dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula atas pencemaran nama baik terhadap profesi wartawan di media sosial Jumat (20/8/2021).

Peristiwa tersebut bermula saat wartawan online news.malutpost.id, Hamdi Embisa memosting berita yang berjudul “Sepanjang Pendemi, Banyak Istri di Kepulauan Sula Pilih Menjanda”, kemudian oknum NKP menulis status di dinding sambil mengancam Hamdi Embisa.

“Woeee bapak hamdi embisa anda sehat ka seng itu berita kapan kong anda baru angkat sekarang ini gila sampe kase nai berita itu cari sumber informasi yang jelas ee bangsat ni ini foto berapa tahun lalu kong kamong baru angkat sekarang hati-hati e bapak jang sampe saya lapor di pihak yang berwajib dasar,” tulis NKP tanpa tada baca yang jelas sambil menabur ancam.

Baca Juga  2 hari mati mesin, KM Dzathan dan 4 ABK ditemukan selamat

Tak hanya itu, NKP juga menyebut wartawan seperti “t*i” dalam kolom kementar.

“Io ta haty ilang wartawan kaya t*i saja”, katanya.

Menanggapi persoalan itu, Wartawan Kepulauan Sula yang diwakili Imelda Tude secara resmi membuat laporan di Polres Kepulauan Sula.

“Dengan ini saya mewakili seluruh Wartawan di Kepulauan Sula untuk datang ke hadapan Bapak Kapolres Kepulauan Sula guna melapor/mengadukan masalah tentang pencemaran nama baik lewat sosmed yang dilakukan oleh Nia Kaunar yang terjadi pada hari Jumat tanggal 20 Agustus 2021 Pukul 17.49 WIT. Atas kejadian tersebut saya melaporkan masalah ini untuk ditindak lanjuti oleh pihak yang berwajib,” katanya.

Imelda meminta, Kapolres menindak lanjuti proses laporan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Juga  Dihack, Diskusi Kominfo & Wantiknas Lewat Zoom Ada Gambar Porno

“Berkaitan dengan hal tersebut di atas saya memohon kepada Bapak Kapolres Kepulauan Sula agar kiranya pengaduan saya dapat ditindak lanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pinta Imelda. (am)

No More Posts Available.

No more pages to load.