HUT RI-75, Pemerintah Luncurkan Tradisi Baru Peringatan Kemerdekaan

oleh -48 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pemerintah Jokowi tradisi baru dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia.  Tradisi itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menggelar konfeprensi pers bersama  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama beberapa waktu lalu.

Menteri Pariwisata  Wishnutama mengatakan mulai tahun ini, seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat menyanyikan lagu Indonesia Raya dari tempat masing-masing saat Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dalam Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka 17 Agustus.

“Sesuai arahan Presiden kita akan mulai berbagai kebiasaan baru, walau nanti setelah COVID-19 berakhir kebiasaan ini kita harapkan akan terus kita lakukan bersama di tempat publik dan keramaian agar bisa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat perayaan 17 Agustus dilakukan,” kata Wishnutama di Jakarta, 6 Juli 2020.

Baca Juga  Ini Calon Bupati yang Diidam-idamkan Rakyat Kepulauan Sula, Simak Yuk

Wishnutama mengatakan diperkirakan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan pada jam 10.15 WIB, oleh karena itu akan ada sirine pengingat yang dibunyikan pada pukul 10.00 WIB.

Link Banner

Selanjutnya masyarakat dari tempatnya masing-masing diharapkan menghentikan aktivitas sejenak dan berdiri tegak serta secara khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama.

Adapun untuk memeriahkan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di tengah pandemi COVID-19, Menparekraf juga menyiapkan sejumlah perlombaan yang bersifat virtual. Salah satunya lomba video digital mengenai perayaan 17 Agustus di kampung dan desa yang akan dinilai oleh juri melalui video.

“Akan ada tim verifikasi juga. Diharapkan lomba menjadi berbeda. Semoga masyarakat dapat mengikuti dengan khidmat, meriah dan dengan rasa semangat untuk dapat jauh lebih baik dan bangkit dari pandemi,” kata dia.

Ucapara terbatas

Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tetap akan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta pada 17 Agustus 2020 namun dengan peserta terbatas.

Baca Juga  Terungkap! Israel Ubah 17 Masjid Jadi Bar, Restoran & Sinagog

Upacara akan dihadiri Presiden beserta istri, Wapres beserta istri, pejabat yang bertugas dalam upacara, TNI/Polri, serta hanya melibatkan tiga orang Paskibraka beserta cadangan yang seluruhnya diambil dari Paskibraka cadangan tahun sebelumnya.  Sementara tokoh bangsa dan menteri lainnya tetap mengikuti upacara kemerdekaan ke-75 RI secara virtual.

“Pak Presiden memanggil kami, saya dan Pak Menparekraf pada awal November tahun lalu agar segera merancang peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia ini secara besar-besaran, tetapi dengan adanya pandemik COVID-19 berubah semua, “ ujar Praktino.

Menurut  Mensesneg,  peringatan HUT RI  akan dilakukan secara sederhana dengan kemeriahan tetap, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi tetap juga, dengan kreativitas dan inovasi juga tetap.  “Hanya saja sesuai dengan protokol kesehatan yang aman dari COVID-19,” katanya.

Baca Juga  Leleury sambut BNNP Maluku dengan sosialisasi PMP4GN di Nusa Laut

“Suasana kemeriahan itu bahkan mulai kita tunjukkan, mulai terasa sejak tanggal 1 Juli 2020 suasana HUT Ke-75 RI sudah mulai terasa. Kami mengajak pemasangan logo dan tema HUT RI mulai muncul di jalan-jalan, di tempat-tempat umum, di sarana prasarana transportasi dan lain lain, di tv-tv mulai muncul, begitu. Kami sangat berharap partisipasi dari semua pihak, di media sosial juga begitu kita mulai tanggal 1 Juli, jadi kita sudah mulai rasakan itu,” jelas Pratikno.

Adapun logo  dan atribut  HUT RI 75 bisa diunduh di sini.

(red/rtm/setneg)