Hutama Karya Optimis Selesaikan Seluruh Pembangunan Infrastruktur, Termasuk Bandara Pattimura

oleh -18 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: PT. Hutama Karya (Persero) optimistis mampu menjalankan dan menyelesaikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur meski di tengah Pandemi Covid-19. Setelah merampungkan dan mengoperasikan 2 ruas tol baru di Jalan Tol Trans Sumatera yakni ruas tol Pekanbaru – Dumai dan Sigli – Banda Aceh Seksi IV, Hutama Karya kini sedang menggarap konstruksi 8 ruas JTTS.

Kedelapan ruas tersebut adalah Tol Sigli – Banda Aceh (60 Km) dengan total progres konstruksi 63%, Tol Pekanbaru – Pangkalan (83 Km) progres konstruksi 41%, Tol Padang – Sicincin (37 Km) progres konstruksi 34%, Tol Bengkulu –Taba Penanjung (18 Km) progres konstruksi 85%, Tol Sp. Indralaya – Muara Enim (121 Km) progres konstruksi 19%, Tol Binjai – Langsa (131 Km) progres konstruksi 27%, Tol Kuala Tanjung –Tebing Tinggi – Parapat (143 Km) progres konstruksi 53% dan Tol Indrapura – Kisaran (48 Km) dengan progres konstruksi 16%. Proyek yang tengah digarap Hutama Karya

“Total JTTS yang dibangun Hutama Karya hingga pengujung 2020 sepanjang 1.156 Km dengan 643 Km ruas sedang konstruksi dan 513 Km ruas sudah beroperasi,” kata Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dalam keterangannya, Kamis (31/12/2020).

Tak hanya itu, perusahaan juga berhasil menyelesaikan beberapa proyek infrasktruktur lain di antaranya Proyek Double-Double Track Manggarai di DKI Jakarta, Tanggap Darurat Sungai Radda dan Sungai Rongkong serta Tanggap Darurat Jalan dan Jembatan Bailey di Luwu Utara, Villa Six Sense di Bali, Bandara Pattimura Ambon di Maluku, Bendungan Ladongi di Sulawesi Tenggara, hingga 2 proyek gedung yakni pembangunan IDB Universitas Jember di Jawa Timur dan Pembangunan kampus Untirta di Banten.

Budi Harto mengungkapkan dengan rampungnya proyek-proyek prioritas tersebut, maka akan memberikan manfaat khususnya bagi masyarakat di wilayah sekitar proyek.

Baca Juga  Kades Serempet Anak Kecil, Warga Dua Desa di Huamual Bentrok

Proyek yang tengah digarap Hutama Karya Meskipun pandemi Covid-19 menghantui sejumlah industri sepanjang tahun 2020, ia yakin beberapa proyek yang digarap perusahaan dapat terus berjalan dengan progress yang cukup baik.

Tentu dengan penerapan protokol  kesehatan ketat di lingkungan proyek. Dalam setahun terakhir, kata dia, tercatat 32 proyek Hutama Karya baik Join Operation (JO) maupun Non JO tetaberjalan tanpa kendala khusus dengan progres melebihi 50%.

Angka ini terdiri dari 5 Proyek Gedung, 14 Proyek Engineering Procurement dan Construction (EPC) dan 13 proyek infrastruktur lain.

Proyek infrastruktur yang masih terus berjalan di 2020 antara lain Proyek Pembangunan JTTS Raus Tebing Tinggi – Indrapura (82%), Proyek Dermaga Tanjung Mas (78%), Proyek Jalan Oecussie di Timor Leste (66%), Proyek Waduk Gongseng Lanjutan (61%), Proyek Dermaga Peldam 2 Tanjung Mas (51% ), Proyek Irigasi Lhok Gucci (75%), Proyek Air Limbah Pekanbaru (82%), Proyek Irigasi Batang Toru (54%), Proyek Jembatan Pulau Balang II (96%), Proyek Bendungan Semantok (60%) Proyek Bandara Wirasaba Purbalingga (94%), Proyek Waduk Bendo Lanjutan (71%) dan Proyek Bendungan Ladongi Lanjutan (64%).

Baca Juga  Air Laut Pasang, Rumah Warga di Dusun Ketapang SBB Terendam

Kemudian untuk proyek gedung yang berhasil dikebut perusahaan adalah Proyek Apartemen Pluit Seaview (95%), Proyek Rusun Daan Mogot (99%), Proyel Hotel Terminal 3 Ultimate Soetta (99%), Proyek Rumah Sakit Mata Manado (91%) dan Proyek Apartemen UIII Depok (68%). Sedangkan untuk Proyek EPC yakni Proyek PLTU Kendari (91%), Proyel PLTU Ampana (96%), Proyek PLTM Harjosari & Lambur (76%), Proyek PLTM Lambur (82%), Proyek PLTM Harjosari (72%), Proyek PLTGU Tambak Lorok (83%), Proyek PLTGU Muara Tawar Add On (80%), Proyek PLTM Gunungwugul (99%), Proyek PLTM Parmonangan 2 (97%), Proyek PLTGU Riau (86%), Proyek Jargas Musi Rawas-Musi Banyuasin (85%), Proyek Pabrik Gula Djatiroto (99%), Proyek Pipa Gas Tanjung Batu Kaltimra (98%), dan Proyek Pipa CB-III Lomanis-Tasik (56%).

Kembangkan proyek baru

Proyek yang tengah digarap Hutama Karya Tak sampai di situ, Hutama karya juga selalu berupaya untuk menghubungkan kebaikan melalui pembangunan infrastruktur dengan mengembangkan proyek baru.

Baca Juga  Kantor Kementerian Agama Halmahera Selatan Gelar Ujian Dinas dan UPKP

Selama 2020, Hutama Karya berhasil meraih 12 proyek baru setelah melalui proses tender yang cukup panjang dengan situasi Adaptasi Kebiasaan Baru.

Beberapa proyek yang didapatkan perusahaan selama satu tahun ini yaitu Proyek Pembangunan Irigasi Rentang, Proyek Chevron TTM (Tahap I), Proyek Pembangunan Food Estate di Kapuas, Proyek Dermaga Semarang Peldam, Proyek Pambangunan Simpang Susun Romokalisasri, Proyek Pembangunan Bandara Internasional Lombok Lanjutan, Proyek Bendungan Bintang Bano Lanjutan, Proyek RS Pendidikan Universitas Hasanudin, Proyek Gedung Politeknik STAN, Proyek Rumah Sakit Kupang, Proyek Jargas Musirawas, dan Proyek Dermaga TBBM Tanjung Batu.

Pembangunan infrastruktur yang melesat di masa pandemi ini, Budi Harto harapkan mampu memberikan multiplier effect yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Dampak jangka pendeknya adalah menciptakan lapangan kerja dan peningkatan konsumsi. Sementara jangka panjangnya, infrastruktur yang  terus kami bangun dapat mendorong sisi supply melalui peningkatan kapasitas produksi serta perbaikan arus barang dan jasa, sehingga tercipta efisiensi ekonomi,” tutupnya. (red/investor)

Artikel ini telah tayang di Investor.id dengan judul “Hutama Karya Optimistis Selesaikan Seluruh Pembangunan Infrastruktur”.