Ijazah Paket B Temartenan Bermasalah, Kelmaskossu: Tunda Pilkades Desa Fursuy

oleh -409 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Namun Pilkades yang akan dilaksanan di sejumlah Desa di Kab. KKT menuai kritik dari masyarakat karena proses rekrutmen sampai uji kelayakan calon kepala desa sarat dengan kepetingan para pejabat di kabupaten yang berjulukan Duan Lolat itu.

Kepada Porostimur.com salah satu masyakat Desa Fursuy, Hengky Kelmaskossu menjelaskan, panitia pemilihan kepala desa di Fursuy tidak berdaya karena ruang kerjanya terbatas hanya dikasih tugas membuka pendaftaran dan menerima berkas calon kepala desa sesuai anturan dan dilanjutkan ke panitia tingkat kecamatan yang kemudian disampaikan ke panitia penjaringan tingkat kabupaten yang selanjutnya berkas para calon kades itu diteliti lebih lanjut dan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Baca Juga  Tak Sanggup Bayar Tagihan Rumah Sakit Rp7 Triliun, BPJS Kini Terancam Denda Puluhan Miliar

Yang mengherankan adalah salah satu calon kades atas nama Frans F Temartenan ijazah paket B-nya terindikasi ilegal, tapi kemudian tetap diloloskan dalam proses di tingkat kabupaten.

Lebih jauh Kelaskosu menjelaskan bahwa proses rekrutmen di tingkat desa selain mengumpulkan berkas sesuai aturan yang berlaku bagi seseorang bakal calon panitia juga menerima keberatan terlulis dari masyarakat setempat terhadap para bakal calon itu sebagai lampiran untuk diperhatikan oleh panitia pilkades tingkat kabupaten, namun hal keberatan masyarakat itu tidak diindahkan sama sekali terutama calon kades atas nama Frans F Temartenan.

“Ada apa? Ijazah Paket B Temartenan bisa di bilang ilegal karena yang pertama dia tidak pernah mengikuti tatap muka namun tiba-tiba mengantongi Ijazah Paket B. Kedua marga Kadis Dinas Pemuda dan Olahraga MTB saat itu ditulis Matruty padahal harusnya Matrutty. Selanjutnya saat Kadisnya Pa Matrutty itu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sesuai ijazah paket B yang dimiliki Temartenan,” bebernya.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Bahas Persoalan Covid-19 Bersama Gubernur Maluku

“Karena itu kami minta kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat kabupaten agar pemilihan Kepala Desa di Desa Fursuy Kec Selaru Kab .KKT agar ditunda sampai pihak yang bertanggung jawab terhadap ijazah Paket B Temartenan dapat menjelaskan keabsahan ijazah dimaksud sebagai tidak lanjut dari bentuk keseriuaan masyakat kami berencana untuk melaporkan dugaan pemalsuan ijaza milik Temartenan ke pihak berwajib dan kami berharap saatnya kasus ini menjadi terang benderang,” harap Kelmaskossu. (olof)