Ikatan Pelajar Mahasiswa Maluku di Yogyakarta Dibantu Perlengkapan Arung Jeram

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.com | Yogyakarta: Masyarakat Maluku yang berdomisi di DIY tidak luput terkena imbas pandemi Covid-19. Oleh karenanya perlu ada strategi untuk bertahan di masa pandemi Covid-19.

“Kita harus tetap berupaya untuk selalu sehat dengan menerapkan protokol kesehatan 5M. Dalam situasi seperti ini kesehatan harus dinomorsatukan,” kata Amrizal, atau biasa disapa Maru, sebagai perwakilan dari Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Maluku di Yogyakarta disela kegiatan rafting di Kali Progo Minggir, Sleman.

Pada kesempatan itu sekaligus diserahterimakan bantuan perlengkapan arung jeram berupa perahu, helm, pelampung, dan dayung untuk bisa dikelola oleh usaha rafting milik Maru.

Bantuan datang dari Nanang JM selaku pemerhati lingkungan hidup dan keamanan asal Yogyakarta yang sudah lama menetap di Jakarta.

Nanang mengharapkan bantuan yang diberikan bisa melengkapi armada dan perlengkapan yang sudah ada di obyek wisata dan usaha rafting milik Maru, agar perekonomian juga mampu segera pulih dan bangkit kembali.

Baca Juga  Alissa Wahid: Polisi Seharusnya Menuntut Gus Dur Bukan Pemuda di Kepulauan Sula

“Semoga bisa memberi motivasi dan semangat untuk bisa bertahan pada masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Selama ini, antara pihaknya dengan masyarakat Maluku di Yogyakarta sudah lama terjalin komunikasi, terutama dengan para tokohnya.

“Pemberian bantuan ini adalah sebagai penyambung tali silaturahmi,” ungkapnya seperti dilansir dari suaramerdeka.com.

Sementara itu, Maru menuturkan, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini, semua harus bisa menghindarkan diri dari sakit dan bahaya kematian.

“Baik itu kematian akibat terkena Covid-19 atau kematian karena kelaparan. Hal ini disebabkan seluruh sendi-sendi perekonomian rakyat mati suri dan bahkan mati total akibat wabah ini,” imbuhnya.

Patut mendapatkan perhatian adalah potensi munculnya gangguan kamtibmas apabila pandemi Covid-19 berlangsung lama dan tidak dapat dihentikan.

Baca Juga  Demas Laira Wartawan Mamuju Tengah Dibunuh, Ada 17 Luka Tusukan

Maru berharap semua warga Maluku yang berada di DIY bersama-sama seluruh lapisan masyarakat Jogja agar senantiasa menjaga kondusivitas keamanan.

(red/suaramerdeka)