Indonesia Butuh Presiden Penuh Empati, Sabar dan Tidak Suka Tampar Orang

oleh -92 views

Oleh: Tarmidzi Yusuf, Kolumnis

Indonesia negara besar dengan segudang permasalahan kebangsaan dan kerakyatan. Masalah yang dihadapi Indonesia sangat kompleks.

Contoh sederhana adalah membangun tanpa menggusur. Seperti yang terjadi di Rempang Galang, Kepulauan Riau saat ini. Jangan sampai pembangunan membuat anak negeri seperti belum merdeka. Terusir dari kampung halaman atas nama pembangunan.

Dulu digusur penjajah Belanda. Kini diusir atas nama pembangunan oleh pemerintah. Sedihnya lagi, TNI yang seharusnya menjaga kedaulatan negara malah ingin piting rakyatnya sendiri.

Tentu kompleksnya masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dibutuhkan seorang presiden yang punya rekam jejak yang baik, sabar dan melindungi rakyatnya. Presiden dengan penuh kasih sayang membangun tanpa menggusur. Merasakan apa yang dirasakan oleh rakyatnya.

Baca Juga  Kiamat Su Dekat! Untuk Ketiga Kalinya Gunung di Arab Saudi Tertutup Salju

Jangan sampai pula, Indonesia dipimpin oleh presiden yang punya rekam jejak emosional dan suka tampar orang lain. Seperti yang bikin gempar baru-baru ini. Ada bakal calon presiden yang diisukan cekik dan tampar wakil menteri saat sidang kabinet akan digelar. Kabar menggemparkan itu datang seperti diungkap oleh sebuah media, 18 September 2023.

Menurut cerita seperti diungkapkannya melalui media televisi miliknya. Peristiwa yang menggemparkan itu, kabarnya terjadi 10 hari lalu. “Sebelumnya saya diminta kawan yang hadir saat kejadian untuk diam. Tapi sekarang sudah beredar di grup Whatsapp. Jadi saya ceritakan saja,” ungkap si pemilik media televisi tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.