Informasi Peredaran Beras Plastik di Maluku Hoaks

oleh -83 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Informasi peredaran beras plastik di Maluku ternyata hoaks atau infromasi palsu. Hal itu mengacu  penelusuran  dilakukan Satuan tugas Pangan Maluku, di baik di pasar, distributor maupun pengecer pada Senin, (27/1/2020).

“Satgas Pangan yang terdiri dari staf Perum Bulog Divre Maluku, BPOM Ambon, Ditreskrimsus Polda Maluku dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dari jajaran Pemprov Maluku ternyata tidak ditemukan adanya beras diduga mengandung plastik yang vidionya viral,” kata Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Lutfy Rumbia.

Rumbia menyatakan telah menggelar investigasi yang dilakukan Satgas Pangan Maluku guna menjawab keresahan masyarakat dengan beredarnya vidio di masyarakat mengenai dugaan beras yang mengandung bahan plastik pada beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga  Hasil La Liga Spanyol: Atletico Bungkam Barcelona, Real Madrid Ditahan Villarreal

Ia minta masyarakat tidak resah dan silahkan membeli beras sebagaimana biasanya karena Pemprov Maluku dan pihak berkompoten lainnya telah memastikan beras mengandung plastik belum beredar di Ambon.

“Tim Satgas Pangan maupun staf Disperindag maupun Dinas Ketahanan Pangan Maluku intensif melakukan pengawasan, terutama di pasar guna mengawasi, baik stok beras, termasuk bahan pokok masyarakat lainnya sekaligus harga agar tidak meresahkan masyarakat,” kata Lutfy menjelaskan.

Menurut dia, Ditreskrimsus Polda Maluku juga mengintensifkan penelusuran terhadap pelaku yang mengedarkan vidio tersebut sehingga viral dan menimbulkan keresahan masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya.

Ia menjamin jika terungkap pelakunya dipastikan diproses hukum oleh Ditreskrimsus Polda Maluku karena menimbulkan keresahan masyarakat.

Kasubag Humas Polresta P. Ambon dan PP. Lease, Inspektur Satu Polisi Julkisno, memastikan video yang viral dan beredar luas di masyarakat mengenai dugaan beras yang mengandung bahan plastik ternyata tidak benar alias hoaks.

Baca Juga  Walikota Tikep Positif Covid-19. Total Kasus Positif di Malut Jadi 128 Orang, 6 Wafat, 21 Sembuh

“Beredarnya gambar video beras yang sudah dimasak menjadi nasi dan katanya mengandung bahan plastik tidak benar karena polisi telah melakukan pembuktian melalui BPOM Ambon,” kata Julkisno.

Menurut dia, pada hari Jumat, pekan lalu sekitar pukul 12:00 WIT, tim Buru Sergap Sat Reskrim Polresta Pulau Ambon mendapatkan edaran video terkait bahan kebutuhan pokok berupa beras yang sudah dimasak dan diduga mengandung bahan plastik.

Setelah mengamati video tersebut, tim Buser langsung mendatangi pembeli beras dan mengamankan barang bukti berupa setengah karung beras dengan merek Rojo Lele yang merupakan sisa dari karung beras yang telah digunakan pembeli tersebut.

”Tim juga mendatangi  BPOM Ambon untuk melakukan koordinasi terkait edaran video dan sisa beras yang dibawa untuk dijadikan sampel,” kata Julkisno menjelaskan.

Baca Juga  Senator Namto Roba Sumbang APD untuk 18 Puskesmas di Halmahera Utara

Menurut dia, penjelasan lisan dari salah satu petugas BPOM Ambon bahwa pada beras terkandung zat amilopektin yang berfungsi membuat butir – butir beras menjadi terkumpul atau bukan plastik. (red/rtm/jubi)