Ini 10 Mata Uang Paling Tak Berharga di Dunia

oleh -121 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Ada 10 mata uang paling tak berharga di dunia disebabkan beragam faktor seperti ketidakstabilan ekonomi hingga sentimen dari perdagangan global. Misalnya, Bolivar (Venezuela), mata uang negara ini memiliki nilai tukar paling rendah di dunia.

Hal ini disebabkan krisis ekonomi yang sedang melanda negaranya sejak beberapa tahun terakhir.

Namun ada beberapa negara yang memiliki mata uang dengan nilai tukar yang rendah apabila ditukar dengan Dollar Amerika. Hal ini disebabkan banyak aspek yang mempengaruhi inflasi dari mata uang tersebut.

Berikut daftar mata uang dengan nilai tukar paling rendah di dunia yang dirangkum Okezone, Selasa (26/10/2021).

1. Bolivar (Venezuela)

USD: 416.023 VES

Venezuela menjadi negara yang memiliki mata uang dengan nilai tukar paling rendah di dunia. Hal ini disebabkan krisis ekonomi yang sedang melanda negaranya sejak beberapa tahun terakhir.

Baca Juga  World Press Freedom Day 2020: AJI Nilai Kebebasan Pers Tergantung Situasi Politik

2. Rial (Iran)

1 USD: 42.200 IRR

Selanjutnya adalah Rial (IRR), mata uang dari negara Iran ini memiliki nilai tukar yang rendah. Disebabkan kondisi negara yang belum stabil baik dari segi ekonomi khususnya dan politik.

3. Dong (Vietnam)

1 USD: 22.790 VND

Dan negara yang memiliki nilai tukar mata uang terendah selanjutnya ialah Vietnam. Negara Asia Tenggara ini masih berjuang untuk memperbaiki keadaan ekonominya hingga tahun ini.

4. Rupiah (Indonesia)

1 USD: Rp14.150

Indonesia ternyata juga masuk dalam daftar mata uang dengan nilai tukar yang rendah. Sebenarnya keadaan ekonomi Indonesia dalam batas stabil, namun nilai tukar Rupiah terhadap USD masih tergolong rendah.

5. Som (Uzbekistan)

Baca Juga  Delapan IBU Hamil di Ambon Positif HIV

1 USD: 10.726 UZS

Untuk saat ini Uzbekistan masih di dalam masa transisi dalam bidang ekonomi. Namun ada beberapa hal lain yang menyebabkan nilai tukar mata uang ini terus menurun.

6. Leone (Sierra Leone)

1 USD: 10.650 SLL

Sierra Leone pernah menggunakan Pound sebelum tahun 1964. Namun kini mata uang Leone mengalami inflasi yang dikarenakan sejumlah permasalahan internal negaranya, baik korupsi hingga perang saudara.

7. Kip (Laos)

1 USD: 10.133 LAK

Salah satu anggota ASEAN tersebut pernah melakukan redenominasi pada mata uangnya, di mana uang 100 kip lama digantikan dengan 1 kip baru. Ekonomi di negara ini pernah melesat dalam periode 1988-2004.

8. Franc (Guinea)

Baca Juga  Ini 10 Gubernur Terpopuler dalam Pemberitaan 2019, Murad Seng Termasuk

1 USD: 9.751 GBF

Walaupun Guinea merupakan salah satu negara yang punya cadangan emas dan berlian yang sangat banyak, negara ini masih mengalami permasalahan internal.

9. Guarani (Paraguay)

1 USD: 6.910 PYG

Paraguay sedang mengalami permasalan dalam bidang ekonomi dan bidang yang lain di negaranya. Dan negara ini menjadi negara termiskin kedua di Amerika Selatan.

10. Riel (Kamboja)

1 USD: 4.080 KHR

Terakhir ada Kamboja, negara ini berhenti menggunakan uang logam sejak 10 tahun lalu. Dan dikabarkan bahwa Kamboja hampir semua transaksinya menggunakan USD sehingga mengakibatkan Riel Kamboja melemah.

(red/okezone)