Ini Daerah yang Belum Cairkan 100 Persen Dana Pilkada: 4 di Malut 1 di Maluku

oleh -75 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Kementerian Dalam Negeri meminta Pemerintah Daerah penyelenggara Pilkada Serentak 2020 segera mencairkan sisa anggaran untuk Pilkada Serentak kepada  Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). 

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan 73 persen daerah penyelenggara Pilkada telah 100 persen menyalurkan dana tersebut kepada KPU dan Bawaslu, karena itu Kemendagri mendorong Kepala Daerah segera mencairkan sisa anggaran dalam waktu dekat. 

“Kami akan menugaskan Irsus Inspektorat Jenderal Kemendagri untuk memeriksa dan memastikan pencairan ini segera tuntas terlaksana. Pilkada adalah program strategis nasional yang diatur dalam konstitusi, karenanya wajib dilaksanakan oleh kepala daerah,” ujarnya, Selasa.

Baca Juga  Politisi NasDem Minta Bupati Kepulauan Sula Stop Kunjungi Sekolah

Sebanyak 197 daerah dari 270 daerah penyelenggara Pilkada Serentak 2020 telah menyalurkan 100 persen dana hibah kepada KPU. Namun terdapat enam daerah yang baru menyalurkan dana hibah kurang dari 40 persen yakni Kabupaten Halmahera Utara, Kota Ternate, Kabupaten Karawang, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Halmahera Barat.

Link Banner

Sementara itu, 192 daerah telah menyalurkan 100 persen dana kepada Bawaslu. Namun ada lima daerah yang pencairan dananya kurang dari 40 persen yakni Kabupaten Halmahera Barat, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Samosir.

Bahtiar menegaskan bahwa pencairan dana kepada KPU dan Bawaslu penting segera dituntaskan 100 persen agar tahapan pelaksanaan Pilkada tidak terhambat. 

Baca Juga  Tour The Manise 2018, 431 Peserta jelajahi Ambon-Seram

“Kemendagri mengapresiasi daerah yang sudah mentransfer 100 persen dana pilkada kepada penyelenggara. Untuk daerah lain kami dorong untuk segera cairkan sisanya karena tahapan Pilkada sudah dilanjutkan, tidak bisa menunggu lagi,” imbuhnya. (red)