Ini Hasil Pemeriksaan DKPP Terhadap Ketua dan Anggota KPU Maluku Utara

oleh -245 views

Porostimur.com, Ternate – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa Ketua dan Anggota KPU Provinsi Maluku Utara dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk perkara Nomor 63-PKE-DKPP/IV/2024 di Kantor Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Kota Ternate, Jumat (3/5/2024).

Ketua KPU Provinsi Maluku Utara Pudja Sutamat beserta tiga Anggota KPU Provinsi Maluku Utara, yaitu Buchari Mahmud, Mohtar Alting dan Reni Syafrudin A. Banjar, diadukan oleh Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara M. Rahmi Husen atas dugaan ketidakprofesionalan saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara untuk daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara 4.

Dalam sidang ini, M. Rahmi Husen memberikan kuasa kepada Junaidi Bahruddin. Junaidi mengungkapkan, dalam rapat pleno tersebut yang dilakukan di Kota Ternate pada 10 Maret 2024, terdapat perbedaan angka perolehan suara dari formulir model D Hasil dan formulir model C Hasil di dua kecamatan pada Kabupaten Halmahera Selatan, yaitu Kecamatan Bacan Selatan dan Gane Timur Selatan.

Baca Juga  Polda Maluku Sita 1,4 Ton Miras Tradisional Jenis Sopi di Negeri Allang

Menurut Junaidi, proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang dilakukan oleh para Teradu untuk Kecamatan Bacan Selatan dan Gane Timur Selatan cacat prosedur karena tidak menggunakan dokumen yang otentik (formulir model C Hasil). Sedangkan formulir model D Hasil yang digunakan sebagai rujukan rekapitulasi tidak satu pun ditandatangani oleh Anggota PPK.

No More Posts Available.

No more pages to load.