IS akhirnya resmi ”menginap” di Lapas

oleh -32 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Mantan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provinsi Maluku, Ibrahim Sangadji, akhirnya dieksekusi oleh tim eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Waiheru Ambon, Kamis (8/2).

Sesuai Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Negeri Ambon, Nomor: 24/Pid.Sus/TPK/2017, tertanggal 19 Desember 2017, IS dikenakan hukuman penjara selama 5 tahun.

Selain itu, IS juga dikenakan denda Rp. 200 juta dan jika tidak dibayar, diganti dengan hukuman badan selama 2 bulan.

IS juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp. 160.376.000 dan jika tidak dibayar juga, dikenakan hukuman badan selama 6 bulan.

Link Banner

Seperti diberitakan sebelumnya, IS terlibat dalam kasus tipikor penyalahgunaan anggaran pembuatan Grand Desain Master Plan e-Goverment dan Penguatan Jaringan Web Pemprov Maluku yakni malukuprov.go.id.

Baca Juga  Kemenag Maluku Akan Jadikan PTK Sebagai Jantung Penyebaran Moderasi Beragama

Dimana, sejak diselenggarakan tahun 2015, proyek senilai Rp. 1.568.125.064 itu tak kunjung tertuntaskan hingga saat ini.

Saat sidang perkara dimaksud digelar, Majelis Hakim yang bertugas mengadili kasus dimaksud diketuai Samsidar Nawawi, didampingi Hakim Anggota, Christina Tetelepta dan Bernard Panjaitan.

IS sendiri, sempat didampingi Penasehat Hukum (PH)nya, Sukur Kaliki, namun sebelum vonis palu hakim jatuh, terpidana mengganti PH-nya.

Sedangkan JPU Kejati Maluku yang bertugas dalam kasus ini yakni Ekhart Hayer.

Atas tindakannya, IS diganjar dengan pasal 2 juncto pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi, juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana sebagai dakwaan primair.

Baca Juga  BMKG Ungkap Penyebab Gempa Halmahera Dini Hari Tadi

Sementara untuk dakwaan subsidairnya yakni pasal 3 juncto pasal 18 UU 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Saat dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon genggam, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi.Penkum) dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette, tidak memberikan jawaban.

Meskipun pesan singkat terkurum sejak pukul 22.50 WIT, namun ketika dihubungi langsung, ternyata telepon genggamnya sudah tidak aktif.

Sementara, salah satu sumber terpercaya di tubuh Kejati Maluku membenarkan eksekusi terhadap terpidana IS oleh tim eksekutor Kejati Maluku.

”Kemarin tim eksekutor Kejaksaan Tinggi Maluku sudah mengeksekusi terpidana Ibrahim Sangadji ke Lapas Klas IIA Ambon. Sewaktu eksekutor mengeksekusi yang bersangkutan di kediamannya, tidak ada perlawanan dari terpidana dan keluarganya,” pungkasnya. (team)