Is Suaib: PKS Malut Fokus Pada Pengkaderan dan Peningkatan Elektoral

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengelar pelantikan pengurus Majelas Pertimbangan Wilayah (MPW) Dewan Syariah Wilayah (DSW) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) se-wilayah Indonesia Timur, Papua, Papua Barat, dan Maluku Utara yang dilantik oleh sekjen DPP PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi secara daring.

Pelantikan pengurus digelar di Sekretariat DPW Maluku Utara, pada Sabtu (20/02/2021), yang di hadiri langsung oleh Ketua dan Sekretaris Badan Pertimbangan Wilayah (BPW) Indonesia Timur, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Dr. Muhammad Kasuba, MA dan Suhfi Majid.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Dalam konferensi Pers di kantor DPW PKS, Hi. Is Suaib, Ketua DPW Maluku Utara mengatakan bahwa, InsyaAllah dengan kepengurusan baru PKS Maluku Utara priode 2020-2025 ini, ada dua hal saja yang menjadi target, pertama menambah jumlah kader di seluruh Kabupaten/Kota, kedua meningkatkan elektoral partai atau jumlah kursinya bertambah, tadi juga sudah ada arahan dari sekertaris Jendral DPP PKS dan Ketua wilda Indonesia Timur Dr. Muhammad Kasuba.

“Tiga lembaga ini MPW, DSW dan DPW dengan harapan adanya logo baru, pengurus baru dan pasti kita punya semangat baru untuk membawah PKS Malut kedepan lebih dan di cintai masyarakat. Saya optimis skali bahwa pemilu 2024 PKS Malut akan merebut kembali kursi-kursi yang hilang” ucapnya

Baca Juga  Formasi Dokter Gigi dan Radiografer CPNS Halbar Tanpa Peminat

Terpisah Julkifli Hi. Umar sebagai Ketua MPW Maluku Utara mengatakan bahwa, ada dua tujuan besar menjadi target partai, yang pertama pertumbuhan kader, kedua menaikan elektoral partai dan juga bagimana menaikan jumlah kursi.

“Kita di Maluku Utara di tahun-tahun sebelumnya mendapat kursi dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, tatapi pada pemilu tahun 2019, mengalami penurunan, kalau DPR. RI saat ini hilanng, sedangkan DPR provinsi kemarin dari 5 kursi menjadi 2 kursi, dan DPR Kabupaten/Kota juga banyak kursi yang hilang, jadi memang ini menjadi tugas besar partai untuk bisa mebingkatkan elektabilitas dan elektoral, sehingga ditargetkan 2024 harus satu dapil satu kursi, itu adalah target kami dari daerah” ujarnya

Lanjutnya, PKS sebagai partai oposisi itu menjadi satu harapan bagi masyarakat untuk menunjukkan jadi dirinya sebagai orang yang pertama melayani masyarakat sesuai dengan slogan, “bersma melayani Rakyat”.

Baca Juga  Biar Nggak Stres, 5 Beban Hidup Ini Harus Kamu Lepaskan!

Sementara itu, Hi. Ridwan Husen mengatakan bahwa, dalam logika PKS itu ada dua hal yang penting yaitu soal jumlah kader dan masalah peningkatan elektoral, karena PKS dengan detlain “bersama melayani Rakyat” ini mempunyai filosofis bahwa PKS ini menjadi partai Islam rahmat li’alamin dalam melayani umat yang ada di republik ini.

“PKS membuka peluang yang sebesar-besarnya kepada siapa saja yang, untuk bergabung bersama-sama, sehingga banyak orang yang bergabung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. PKS juga memberika pelayanan yang optimal kepada masyarakat untuk itu membuatuhkan kekuatan politik, jadi kita juga berupaya memaksimalkan perolehan kursi ditingakat DPR. RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota” jelas Ridwan.

Baca Juga  Natal Batal di Monas, Anies Tak Mau Banyak Komentar

lanjutnya, “PKS kalau mendapatkan kursi yang optimal, maka harus memberikan peluang kedapa siapa saja yang mempunyai ketokohanya, dan memiliki basis masyarakat yang besar, untuk bergabung dengan PKS, insah Allah PKS bisa memenangkan pemilu 2024” tutupnya Hi. Ridwan Husen. (adhy)