Israel Abaikan Putusan Pengadilan untuk Cegah Kematian Warga Sipil Gaza

oleh -12 views

Porostimur.com, Pretoria – Afrika Selatan (Afsel) pada Rabu (31/1/2024) menuding Israel telah mengabaikan keputusan pengadilan internasional PBB pekan lalu, karena masih membunuh ratusan warga sipil dalam hitungan hari di Gaza.

Kementerian Luar Negeri Afsel juga menambahkan, pihaknya mempertanyakan mengapa surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum dikeluarkan dalam kasus yang diajukan ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICJ) yang terpisah.

Menteri Luar Negeri Naledi Pandor mengatakan. Afrika Selatan akan mempertimbangkan usulan langkah-langkah lain kepada komunitas global dalam upaya untuk menghentikan Israel membunuh warga sipil selama perang di Gaza melawan milisi Hamas.

Keputusan awal Mahkamah Internasional PBB dalam kasus Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida di Gaza, telah memerintahkan negara zionis itu melakukan semua yang bisa dilakukannya untuk mencegah kematian, kehancuran, dan tindakan genosida apa pun terhadap warga Palestina di wilayah tersebut. 

Keputusan tersebut juga memutuskan bahwa Israel harus segera mengirimkan bantuan kemanusiaan dasar ke Gaza dan menyerahkan laporan mengenai langkah-langkah yang diambil untuk mematuhi keputusan tersebut dalam waktu satu bulan.

Seorang pejabat tinggi di Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan mengatakan, negaranya berharap keputusan Jumat pekan lalu itu, akan dibahas pada tingkat yang lebih luas di PBB.

Diketahui, sejak keputusan tersebut dikeluarkan, Israel terus melanjutkan serangan militernya, yang dikatakan menargetkan Hamas. Namun otoritas di Gaza menyatakan, serangan Israel ini telah menewaskan ratusan warga Palestina.

Otoritas di Gaza mengatakan. pada Rabu, ada 150 orang tewas di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir. Hal ini menjadikan jumlah total kematian warga Palestina dalam perang tersebut menjadi lebih dari 26.700 orang.

Baca Juga  PAN-NasDem Terus Bersaing Rebut Kursi Terakhir DPR RI Dapil Malut

“Saya tidak bisa tidak jujur. Saya yakin keputusan pengadilan telah diabaikan. Ratusan orang terbunuh dalam tiga atau empat hari terakhir. Dan jelas Israel percaya bahwa mereka mempunyai izin untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan,” kata Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor.

Pandor mengatakan, akan sangat berbahaya jika komunitas internasional tidak melakukan apa pun untuk menghentikan jatuhnya korban sipil di Gaza. Ia mengatakan, kelambanan bertindak, bisa berkontribusi terhadap jumlah korban jiwa yang mengerikan, seperti dalam genosida di Rwanda pada 1994, ketika lebih dari 800.000 orang dibantai di negara Afrika Timur tersebut.

sumber: beritasatu

No More Posts Available.

No more pages to load.