Jaga Pasokan BBM, Pertamina Bangun 12 Gudang BBM di Indonesia Timur

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: PT Pertamina (Persero) membangun 12 storage bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Indonesia bagian timur. Tujuannya untuk menjaga ketahanan dan pasokan energi bagi masyarakat.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga anak usaha Pertamina, Putut Andriatno mengatakan, pada tahun ini Sub Holding Commercial & Trading siap mengoperasikan 12 storage BBM baru. 

“Kami akan memastikan 12 titik storage BBM di Indonesia Timur ini sudah siap untuk dioperasikan dan dapat melayani kebutuhan masyarakat. Dengan adanya storage atau tangki ini, kami harapkan ketahanan energi di wilayah tersebut akan makin terjaga dan kebutuhan energi masyarakat dapat kami penuhi dengan baik,” ujarnya dalam siaran pers, yang diterima, Jum’at (18/6/2021).

Saat ini, 12 Storage BBM yang sudah siap beroperasi antara lain berada di Badas (NTB), Pare-Pare (Sulsel), Ternate (Malut), Masohi (Maluku), Bula (Maluku), Dobo (Maluku), Labuha (Maluku), Saumlaki (Maluku), Wayame (Maluku), Namlea (Maluku), Nabire (Papua), Merauke (Papua). Kapasitas storagenya beragam, antara 500 Kilo Liter (KL) hingga 20.000 KL, tergantung dari proyeksi kebutuhan energi di wilayah tersebut.

“Pembangunan storage baru ini adalah bagian dari peningkatan kualitas layanan yang dapat Pertamina berikan kepada masyarakat. Pertamina dapat memanfaatkan kehadiran storage ini untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, ini adalah bentuk penguatan rantai distribusi energi kami di seluruh negeri,” jelas Putut. 

Baca Juga  Gaya Hidup Sehat Bisa Anda Mulai Sekarang

Selain 12 titik storage BBM tersebut, Pertamina juga terus menyiapkan pembangunan storage BBM maupun LPG di wilayah Indonesia Timur lainnya. Saat ini, yang direncanakan adalah pembangunan storage BBM di Maumere dan Waingapu, NTT, dan storage LPG yang akan dibangun di Bima (NTB), Tenau Kupang (NTT), Wayame (Maluku), dan Jayapura (Papua).  

“Kami harap titik storage BBM dan LPG yang masih dalam proses ini bisa segera diselesaikan, demi memperkuat ketahanan energi nasional, serta memudahkan akses energi bagi saudara kita,” jelas Putut. 

(red/idxchanel)