Jaksa Tinjau Lokasi Proyek Jalan Lapen Dama-Cera, HCW Beri Apresiasi

oleh -1.024 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Tim penyelidik bidang Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara meninjau lokasi proyek pekerjaan jalan Lapen, Desa Dama dan Cera, Kecamatan Loloda, Kabupaten Hamahera Utara.

Peninjauan lokasi proyek Lapen ini dalam rangka sinkronisasi antara keterangan saksi dengan fakta di lapangan.

“Tim sudah turun ke lokasi untuk lihat pekerjaan. Nanti kita sinkronkan dengan keterangan saksi,” aku Asisten Pidana Khsusus Kejati Malut, Muh. Irwan Datuiding saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/3/2021).

Sekadar diketahui, proyek pekerjaan tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Halut tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp18.708.304.000, yang dikerjakan PT. Cipta Aksara Perkasa.

Link Banner

Proyek tersebut diduga dikerjaan tidak sesuai dengan nilai kontrak. Saat ini jaksa telah memeriksa sejumlah saksi dan baru tahan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). Untuk hasil kerugian negara juga belum diketahui pasti.

Baca Juga  Jelang Hari Bhayangkara Ke-74, Polda Maluku Gelar Upacara Tabur Bunga

Menyikapi langkah Kejati Malut, Halmahera Corruption Watch (HCW) melalui direkturnya Rajak Idrus menyampaikan aspirasi dan harapan lembaga anti rasuah itu.

Rajak bilang, apa yang dilakukan oleh Kejati Malut merupakan langkah maju, sebab kasus ini sudah lumayan lama berproses, bahkan Polda dan Kejati Malut berkali-kali didemo oleh mahasiswa.

Rajak menduga proyek peningkatan Jalan Lapen Dama-Cera yang di tangani PT. Cipta Aksara Perkasa dengan panjang 12 Km, menelan anggaran Rp.18 Miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (DAK ABPD) ini diduga kuat terjadi “kong-kalikong” antara  pihak kontraktor dan Pemda Halut dalam hal ini PU-PR, sehingga pekerjaan tidak membuahkan hasil yang baik dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan.

Baca Juga  Hari Pers Sedunia: Ini Deretan Film Menarik Tentang Jurnalistik

Anak muda yang akrab disapa Jeck ini berharap ada langkah maju setelah Penyidik Kejati meninjau lokasi proyek.

“Kita apresiasi dan liat progresnya, semoga segera ditindak lanjuti yang mengarah ke tindak pidana, sehingga akan terbuka fakta-fakta hukum berkaitan dengan laporan itu,” tutupnya. (red/pena)