Jalin Sinergi dengan Media, DKPP Gelar Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu di Ambon

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia, media dipandang sangat berperan penting termasuk dimomen Pilkada 2020 yang sedang dijalani.

Karena itu, untuk mewujudkan event politik lima tahunan yang berintegritas dan bermartabat, banyak orang menilai media bisa jadi kuncinya dalam fungsinya selaku corong informasi, termasuk oleh Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Teguh Prasetyo.

Peran media sebut Teguh, dirasakan betul oleh DKPP sehingga di 34 provinsi pihaknya intens lakukan Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu (ngetren) media dalam menjalin sinergi antara DKPP dan media.

“Pilkada berintegritas dan bermartabat juga tergantung media melalui pemberitaannya. Lebih banyak positif dan mencerahkan masyarakat,” sebutnya saat Ngetren dengan media lokal Kota Ambon yang diinisiasi DKPP di Manise Hotel, Senin (23/11).

Link Banner

Sementara, tim pemeriksa daerah (TPD) provinsi Maluku Eefie Baadila menyatakan, hoax dan black campain yang merebak serta munculnya akun media sosial baru dimomen Pilkada, disini peran media sangat strategis sebagai filter dan netralisator informasi yang benar. Meski disadari, media juga ada bagi kepentingan bisnis.

Baca Juga  Kutemukan Lagi Dirimu

“Media harus objektif, jujur dan terpercaya sebab sebagai sumber informasi. Wartawan/media memegang peranan sangat penting. Pemberitaan media bisa mempengaruhi perilaku masyarakat,” tandas Efie yang juga akademisi fakultas hukum Unpatti.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sebagai organisasi pers diharapkan Efi, harus jadi motor untuk mendudukan tema sentral Pilkada apalagi ditengah masa pandemi Covid-19. Pilkada kali ini dianggap adalah pembelajaran bagi para kontestan, tim serta penyelenggara bahkan masyarakat.

“Media sebagai alat paling ampuh untuk sosialisasi. Disamping KPU, Bawaslu dan DKPP kerjasama jurnalis dan stakeholder dibidang media diharapkan bisa menjangkau masyarakat didaerah-daerah. DKPP harus juga ada program yang jelas agar sosialisasi sampai ke masyarakat bawah,” tandas Efi.

Baca Juga  ASN yang Berniat Calon Pilkada Wajib Mundur Saat Pendaftaran

Ditempat yang sama, ketua AJI Ambon Tajudin Buano mengaku, media tetap jadi partner utama bagi penyelenggara Pilkada dan kandidat yang berkontestasi dalam menyajikan informasi demi Pilkada berintegritas dan bermaratabat karena jadi corong informasi publik. (keket)