James Riady Imbau Pengusaha Lebih Berani Investasi

oleh -42 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia James Riady mengimbau pengusaha agar lebih berani berinvestasi. Jangan takut modal, karena modal pengusaha adalah berani berpikir dan mengambil risiko sebagai mesin penggerak usaha.

James Riady mengatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) Ke-8 Kadin Provinsi Maluku dan Forum Bisnis dan Investasi dengan tema

“Optimalisasi Peran Kadin sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Mendorong Akselerasi Pembangunan di Daerah,” di Ambon, Maluku, Jumat (25/10).

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Maluku Murad Ismal, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani, dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

James memberikan pesan optimism bagi pengusaha di Maluku dan Indonesia agar senantiasi berani mengambil keputusan untuk berinvestasi di Maluku.

“Pengusaha jangan takut terhadap modal, karena sesungguhnya modal pengusaha adalah keberanian. Pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang berani berpikir, dan berani mengambil risiko. Karena berani investasi maka di situ kita ciptakan kemakmuran dalam menunjang pembangunan di negeri sendiri,” ujar dia.

Baca Juga  Kapolda Maluku: Kemulian itu Hanya Bisa Diraih dengan Agama

Investasi, lanjut James, akan mampu membuka ruang kemakmuran bagi masyarakat dan memutuskan mata rantai kemiskinan di negeri ini.

Pada kesempatan tersebut, CEO Lippo Group itu juga mengungkapkan bahwa Kadin siap berinvestasi di Maluku dan mengajak semua pengusaha di Indonesia agar berinvestasi di Maluku.

Dia meyakini jika investor yang datang ke Maluku pasti akan jatuh cinta pada potensi Maluku terutama hasil laut.

“Para investor tidak akan kecewa dengan potensi yang dimiliki Maluku, yang kaya akan hasil rempah dan memiliki potensi perikanan dan kelautan, serta potensi pariwisata terbaik di dunia,” katanya.

James pun berharap Pemprov Maluku terus mengajak para pengusaha nasional maupun lokal mau datang ke Maluku untuk berinvestasi.

Baca Juga  Lantik Pejabat Eselon IV, Kakanwil Kemenag Maluku Minta Kembangkan Kompetensi

“Provinsi Maluku harus kerja sama dengan pengusaha. Banyaknya investasi yang masuk maka pembangunan infrastruktur di Maluku akan semakin maju. Jika banyak pengusaha berinvestasi di Maluku sudah pasti sangat berdampak besar bagi pembangunan dan kesejahteraan Maluku,” ujarnya.

Usai memberikan materi pada Muprov ke-8 Kadin Maluku, James mengungkapkan bahwa Maluku harus melakukan modernisasi pembangunan berbasis kelautan dan perikanan.

Indonesia Timur khususnya di Maluku, sudah saatnya concern dalam pembangunan infrastruktur khusus di leading sector perikanan, kelautan, dan pariwisata yang moderen.

“Pembangunan kelautan, perikanan, dan pariwisata yang moderen akan membantu meningkatkan pendapatan nasional maupun daerah, sehingga pembangunan kesejahteraan itu akan tersentuh secara langsung,” katanya.

Baca Juga  TNI Tembak Mati 2 Warga Papua, Amnesty: Tindakan Brutal & Langgar HAM

Sementara itu, di tempat yang sama, Gubernur Maluku Murad Ismail mengapresiasi keberadaan Kadin di Maluku.

Dia berharap Kadin dapat membawa investasi dan perubahan bagi Maluku, sehingga pembangunan infrastruktur di daerahnya makin maju.

“Kadin memiliki sejumlah konglomerat di Jakarta, dan akan membawa dampak signifikan bagi investasi di Maluku. Pemprov Maluku memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada Kadin untuk berinvestasi di Maluku sehingga Maluku tidak tertinggal di bidang infrastruktur,” katanya.

Gubernur Maluku juga berharap agar investor tidak ragu melakukan investasi di Maluku karena Maluku sangat terbuka bagi seluruh pengusaha di Indonesia.

“Dengan hadirnya Kadin di Maluku dapat menarik investor untuk berinvestasi di Maluku, sehingga Maluku tidak lagi tertinggal dari daerah lain,” katanya. (red/rtl)