Jelang HUT GPM Ke-86, Bupati Malra Buka Pertandingan Futsal Weduar Cup

oleh -101 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Menjelang hari jadi Gereja Protestan Maluku (GPM) ke 86 pada yang rencananya berlangsung di Elat, Ibukota Kecamatan Kei Besar dan Ohoi Fau Kecamatan Kebesar Utara Timur pada tanggal 6 Oktober 2021 mendatang diawali dengan berbagai kegiatan lainnya.

Salah satunya adalah pertandingan Futsal Weduar Cup, yang dibuka langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, di Weduar, Ibukota Kecamatan Kei Besar Selatan, Ahad (29/8/2021).

Pertandingan futsal sendiri diikuti oleh 16 tim yang berasal kecamatan tersebut.

Dalam sambutannya, Hanubun menekankan pentingnya dalam olahraga yang terpenting adalah bagaimana mengedepankan sportivitas.

“Olahraga bertujuan untuk membangun jiwa agar tetap sehat, bukan yang diutamakan siapa yang kalah dan menang,” ujar Hanubun.

Baca Juga  Berkunjung ke Pulau Buru, Mentan Yasin Limpo Panen Padi dan Serahkan Bantuan

“Pertandingan Futsal Weduar Cup tentunya mengedepankan kebersamaan, kalah dan menang dalam setiap pertandingan itu hal biasa, tapi intinya bagaimana menyukseskan kegiatan pada 6 Oktober mendatang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Hanubun menyerahkan beberapa buah bola kaki kepada panitia agar membantu menyukseskan kegiatan dimaksud.

Bukan hanya itu dirinya juga langsung mengumumkan besar hadiah berupa uang tunai bagi pemenang yang nanti keluar sebagai juara.

Uang tersebut nantinya kedepan akan dijadikan sebagai modal pembinaan untuk masing masing tim yang menang, agar lebih giat lagi.

Adapun besarnya, untuk juara 1 mendapatkan Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) sedangkan untuk juara kedua akan mendapatkan hadiah sebesar Rp.7.500.000 (Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Baca Juga  Sertu Alvin, Atlet Olimpiade dari Kodam Pattimura Tiba di Ambon

Sementara juara ketiga akan mendapatkan hadiah sebesar Rp.5.000.000 (Lima Juta Rupiah) dan untuk Rener Up mendapatkan hadiah sebesar Rp.2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

“Pertandingan ini hanyalah sebagai batu loncatan sajak, jika kegiatan ini, di nilai sukses maka tahun depan kegiatan ini akan di laksanakan lagi,” ujarnya.

Hanubun juga menekankan, pentingnya pelaksanakan hari ini adalah awal untuk menyukseskan kegiatan inti pada 6 Oktober 2021 mendatang, sehingga harapanya agar seluruh masyarakat turut membantu menyukseskan acara dimaksud,

“Semoga Tuhan dan leluhur selalu bersama dalam menuntun derap langkah kita di setiap usaha,” pungkasnya. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.