Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Ambon Panen

oleh -29 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 H-2020 M, para penjual hewan kurban jenis sapi maupun kambing di beberapa lokasi di Kota Ambon panen rejeki.

Pemantauan di lokasi penampungan, baik hewan kurban kambing di kawasan Kebun Cengkih, Desa Batu merah, maupun sapi di kawasan Kate-Kate, Desa Hunut banyak pembeli datang dan melakukan transaksi.

Para pedagang yang sebagian besar adalah peternak berasal dari Pulau Seram dan Pulau Buru, di Kota Ambon, menawarkan harga sapi mulai dari Rp8 juta hingga Rp13 juta per ekor tergantung ukuran.

Sedangkan kambing berkisar antara Rp2,2 juta hingga Rp3,2 juta/ekor tergantung ukuran pula.

Link Banner

Amir (45), pedagang sapi yang ditemui di lokasi penjualan hewan mengatakan, bersama teman-temannya yang menjual sapi semuanya didatangkan dari Pulau Seram dan Pulau Buru dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp8 juta hingga Rp13 juta/ekor tergantung ukuran.

Baca Juga  Sabtu menghilang, Senin ditemukan mengambang dan tak bernyawa

“Bapak mau membeli tinggal pilih saja, kalau yang sudah ada cap dan tulisan huruf di badan sapi itu sudah dibeli orang, sedangkan yang lain itu belum,” ujarnya lagi.

Kami sudah empat hari di sini, lanjutnya, dan dari 40 ekor sapi yang dibawa dari Pulau Seram sudah 15 ekor yang terjual.

“Dalam satu hari kami berhasil menjual delapan hingga 10 ekor sapi dengan harga yang berbeda, tergantung ukuran dan berat sapi,” kata penjaga sekaligus penjual Umar Abdullah yang menempati lokasi penampungan di kawasan Kate-kate, Desa Hunut, Kecamatan Teluk Ambon.

Harga sapi yang kami patok ini mulai dari Rp8 juta hingga 18 juta, pembeli tinggal memilih ukuran besar atau kecil tergantung ukuran.

Baca Juga  Diperiksa 4 Jam Senin Kemarin, Kades Capalulu Kemungkinan Ditingkatkan Statusnya pada Pemeriksaan Lanjutan

Dia menjelaskan, sapi-sapi yang dijual ini di datangkan dari Pulau Seram, terutama desa-desa yang ada di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kemudian dari Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dan juga dari Desa-Desa di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

“Sudah beberapa hari kami di sini dengan membawa puluhan ekor sapi, dan dalam waktu dekat ini akan masuk lagi dari Pulau Seram, pokoknya sebelum hari raya,” ujarnya.

Silahkan melihat dan membeli, tidak pelu ragu sebab sapi-sapi ini sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dari tim medis Dinas Pertanian Provinsi Maluku, bahkan pada hari Jumat kemarin ada tim pengawasan dari Dinas Pertanian yakni ibu Kepala Dinas Diana Padang bersama para tim medis datang ke sini.

Selain itu ada juga teman-teman pedagang yang memasok dari Namlea, Kabupaten Pula Buru, dan Buru Selatan,” katanya.

Baca Juga  Partai NasDem Kepulauan Sula Gelar Rapat Evaluasi dan Pemantapan

Dia mengakui, sangat heran, sebab dalam kondisi dan situasi pandemi COVID-19 masyarakat muslim semangat sekal untuk berkurban, dan itu nampak sebab satu hari sapi yang terjual bisa mencapai 10 ekor, bahkan yang membeli kebanyakan perorangan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kebanyakan instansi dan perusahaan.

Sedangkan untuk hewan kurban kambing dilokasi penampungan di kawasan Kebun cengkih, Desa Batu merah pada pedagang menawarkan harga kambing juga bervariasi tergantung ukuran mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta/ekor, tergantung ukuran.

Ridwan, penjual sekaligus penjaga mengatakan, kambing-kambing ini kebanyakan dipasok dari Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan dalam waktu dekat akan ada lagi sebab masih dalam perjalanan dengan kapal laut. (red/rtm/sk)