Jelang Mutasi Besar-besaran, Pimpinan SKPD Halbar Pilih Aman dan Tutup Mulut

oleh -58 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Beredarnya informasi tentang rencana Bupati Halmahera Barat, Danny Missy yang akan melakukan rolling jabatan secara besar-besaran di lingkup pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat, nampaknya membuat para kepala Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD) galau dan harap-harap comes.

Sebagian nampaknya mulai pasrah  dalam menanti rolling dan mutasi yang rencananya akan dihelat awal desember nanti.

Para kepala SKPD rupanya was-was alias serba hati-hati dan memilih diam tidak mau berkomentar dengan alasan tidak tahu soal informasi ini.

Hanya dua kepala SKPD yang berani angkat bicara jika bupati roling bahkan sampai setingkat nonjob, mereka akan tetap siap. Akan tetapi selaku ASN, keduanya berkeinginan untuk berkarir hingga di batas usia yang ditentukan atau sebagaimana telah diatur Undang-Undang. 

Baca Juga  Banjir Waitina: 102 KK Mengungsi, 98 Rumah Terendam Air

Kadis Pariwisata, Fenni Kiat yang dikonfirmasi baru-baru ini mengaku soak mutasi itu menjadi kewenangan tim seleksi dan Bupati, jika sesuai pernyataan Sekkab kemarin.

“Memang masih banyak pejabat yang bersatatus Plt dan belum difinitif.” terangnya

Kadis DPM-PD Halbar, Asnaht Sowo mengatakan, Itu kewengan Bupati. “Kita tidak bisa atur kita cukup jalankan kita punya kewengan,” katanya

Kadinkes Halbar, Roafince Kalengit menyatakan belum mengatahui roling dan mutasi. ” Maaf saya belum tau info itu.”singkatnya

Kadis DLH Halbar, Muhammad Adam atau dikenal Boger tidak berkata, (bicara red) ketika dikonfermasi wartwan via whastApp lebih memilih menanggapi dengan mengirim sibol mohon (🙏)

Kadis PU-PR Halbar, M. Yusuf mengaku, tanpa ragu-ragu dan sangat siap bila Bupati menempatkan dimana saja. “Saya sebagai bawahan harus siap ditempatkan dimana saja”.ucapnya

Baca Juga  Tokoh Muda Mandioli Selatan Yakin Figur Milenial Usman-Bassam Bakal Menang

Selain itu Kadis Perindag Dan UKM Martinus Djawa mengatakan, Itu kwenangn bupati jadi selaku bawahan siap menerima apa yang di rencanakan oleh Bupati.

” Sebagai ASN yang masih ingin berkarya sampe masa pensiun nanti kalau bupati melakukan roling saya siap menjalankan printah termasuk nonjob pun saya akan trima yang pasti saya ingin berkarya sebagai ASN sampai batas usia ASN.”ungkapnya

Semenatara Inspektur Julius Marau, Kasatpol-PP Gunawan MT Ali, Kaban BPK-AD Mohammad Marsabesy lebih memilih diam. (zhulija)