Jenazah Covid-19 Sering Dipermasalahkan, DPRD Maluku Akan Panggil Pihak RSU, Satgas dan Dinkes

oleh -2.015 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Akhir-akhir ini masyarakat Kota Ambon dihebohkan dengan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan jenazah Covid-19, baik kasus keluarga rebut paksa jenazah di Rumah Sakit maupun kasus Tim Satgas mengambil kembali jenazah yang sudah dipulangkan ke rumah.

Menanggapi kejadian yang sudah berulang-ulang terjadi ini, DPRD Provinsi Maluku telah mengagendakan untuk memanggil Tim Satgas, pihak Rumah Sakit dan juga Dinas Kesehatan.

“Dalam tiga hari belakangan ini ada terjadi masalah yang mencemaskan kita, karena keluarga yang anggota keluarganya setelah meninggal dan ditetapkan sebagai orang yang positif Covid-19 melakukan protes terhadap cara penanganan. Oleh karena itu berdasarkan apa yang telah dibicarakan dalam rapat Badan Musyawarah, maka salah satu agenda yang harus kita lakukan yaitu mengundang Satgas ataupun Kepala Dinas Kesehatan ataupun pihak RSU untuk segera melakukan rapat dan membicarakan prosedur penanganan pasien covid di rumah sakit sampai dengan meninggalnya dan bagaimana cara menanganinya”, ungkap Ketua DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury di Baileo Rakyata, Karang Panjang Ambon, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga  DPRD Maluku Minta BPBD Perhatikan Pengungsi dan Data Rumah Rusak

Dikatakannya, tujuan pemanggilan pihak-pihak tersebut guna membicarakan hal ini, sehingga kejadian-kejadian seperti itu tidak terulang lagi dikemudian hari.

Menurutnya, jika hal ini tidak dibicarakan dengan serius maka nantinya akan dianggap biasa dan suatu waktu dapat menyusahkan kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat.

Wattimury menuturkan, bahwa tingginya angka orang yang terkonfirmasi Covid-19 sekarang, membuat masyarakat cemas dan khawatir. Oleh karena itu, pemerintah harus memberi kepastian kepada masyarakat dengan memberitahukan atau mengedukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menangani pasien Covid-19 dan bagaimana menangani orang yang meninggal karena covid, sehingga tidak terjadi masalah nantinya.

“Jangan membuat keributan dengan hal-hal yang tidak boleh terjadi. Jangan membuat masalah dengan hal-hal yang sebetulnya bisa dikoordinasikan dengan baik sejak awal dan tidak menimbulkan masalah didalam masalah”, pesannya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.