Jengkel istri dikatai lonte, adik kandung diparangi

oleh -45 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Keseringan melaut, Marselino Hitijahubessy/MH (37), tidak mengetahui kalau adik kandungnya, Stenly Hitijahubessy/SH (35), sering bertengkar dengan istrinya, Fince Hitijahubessy /FH(36).

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari Polsek Sirimau, Kamis (8/3), menyebutkan MH dan FH yang sudah menikah masih tinggal serumah di kediaman orang tuanya di daerah Kayu Putih RT.002/RW.002 Desa Soya Kecamatan Sirimau.

Sayangnya, keduanya serumah dengan SH yang belum menikah.

Saat MH sering melaut, SH keseringan bertengkar dengan FH, namun tidak pernah diketahui oleh MH.

Link Banner

Hal itu baru diketahui MH saat sekembalinya dari melaut.

Mirisnya lagi, saat MH kembaloi dari melaut, ia baru mengetahui saat pertengkaran FH dengan SH terjadi, SH sering mengatai kakak iparnya sebagai pelacur.

Baca Juga  Kutemukan Lagi Dirimu

Rabu (7/3), sekitar pukul 21.45 WIT, pertengkaran itu kembali terjadi, namun sialnya MH sementara berada di rumah dan mendengarkan isi pertengkaran dimaksud.

Menurut keterangan FH, saat itu MH langsung menuju ke dapur dan mengambil sebilah parang kemudian mengejar SH dengan memegang parang dimaksud.

Sekitar 10 meter dari rumah, terjadi perkelahian antara keduanya, MH kemudian menebas ke arah wajah SH dan SH pun tersungkur.

Salah satu saksi di lokasi kejadian, Agus Soukotta/AS (55), langsung memegang tangan Mh dan memintanya untuk menghentikan aksinya itu.

Seketika itu juga, MH langsung melarikan diri usai menebas SH.

AS melihat SH yang sementara sempoyongan dan berusaha berdiri, segera membantunya dengan membopongnya menuju kendaraan yang sedang diparkir di tepi jalan raya untuk mendapatkan perawatan medis ke RS Sumber Hidup.

Baca Juga  Puluhan Warga Buton dari Obi Ditolak di Baubau & Buton Selatan, Terpaksa ke Pelabuhan Banabungi

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sirimau dan sekitar pukul 22.06 WIT, KA SPKT, Kanit Intel bersama anggota jaga Polsek Sirimau mendatangi TKP, dan memintai keterangan dari FH, kemudian menuju RS Sumber Hidup untuk melihat kondisi SH.

SH sendiri mengalami luka robek memanjang dari pelipis kiri ke pipi lebar 8 cm, panjang 10 cm, tulang hidung tampak terbuka dan pelipis kiri 16 cm dari telinga kiri, 10 cm dari telinga kanan.

SH kemudian menyerahkan diri ke Mapolsek Sirimau sekitar pukul 23.30 WIT dan dijemput Kanit Buser Polres P. Ambon, Aiptu Ashari Lalo menuju Mapolres untuk diproses lebih lanjut sekitar pukul 23.40 WIT. (team)