Jokowi Ternyata Tak Setuju Pindah Ibukota Waktu Jadi Gubernur Jakarta

oleh -97 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Presiden Joko Widodo ternyata pernah menolak ibu kota pindah ke luar Jakarta.

Hal itu dia sampaikan ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2013 silam.

Dilansir dari law-justice.co, ketika itu isu pindah ibu kota dibahas oleh era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, SBY sudah membentuk tim kecil untuk membahas rencana ini.

Menanggapi itu, seperti dilansir Liputan6.com pada 2013, Jokowi mengaku tak mengerti bagaimana mekanismenya apabila status ibu kota Jakarta dicabut dan dipindah ke daerah lain.

Link Banner

“Saya belum ngerti kok anunya seperti apa, di pindah ke mana? Yang pindah hanya kantornya presiden saja atau semua kantor kementerian. Saya nggak ngerti, jangan tanya ke saya. Tanyanya kok ke saya, emang saya yang pengen mindah (ibu kota)?” cetus Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, (9/9/2013) silam.

Baca Juga  Kapolsek Sulabesi Barat Bagi Beras untuk 60 Warga

Jokowi menegaskan, dirinya enggan mengomentari rencana pemindahan ibu kota. Sebab rencana pemindahan ibu kota sejak awal memang diwacanakan pemerintah pusat.

“Itu kan keputusan nasional, kalau memang sudah diputuskan. Yang di sini kita akan berhitung kembali mengenai perencanaan. Tapi kalau diputuskan ya segera diputuskan,” ujar Jokowi

Mantan Wali Kota Solo itu sendiri juga mengaku belum tahu rencana SBY membentuk tim untuk menggodok wacana pemindahan ibu kota. Juga belum ada pihak istana atau utusan SBY yang menyampaikan wacana tersebut.

“Belum ada, saya belum dengar,” tutup Jokowi. (Rtl/red/law-justice.co)