Jual Anak di Bawah Umur di Aplikasi Kencan, 7 Muncikari Diringkus Polisi

oleh -90 views
Tujuh Pelaku TPPO saat diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Gorontalo di Polda Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Porostimur.com, Gorontalo – Tim Siber Ditreskrimsus Polda Gorontalo berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kali ini korbannya anak di bawah umur yang dijual melalui aplikasi kencan.

Tujuh terduga pelaku yang berhasil diamankan yakni RT (18), RM (18), AP (18), MM (23), SK (22), ZH (18), dan M (17). Mereka ditangkap di salah satu perumahan di Kota Gorontalo diduga kuat menjadi sarang perdagangan orang.

Informasi yang dirangkum Liputan6.com, pengungkapan kasus TPPO ini berawal dari banyaknya laporan masyarakat terkait dengan aktivitas anak di bawah umur yang dijual kepada lelaki hidung belang. Berdasarkan laporan tersebut kemudian pihak Ditreskrimsus lakukan penyelidikan.

Menindaklanjuti hal tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian di rumah tersebut. Untuk memastikan aktivitas TPPO itu, salah satu anggota berpura-pura menjadi calon pelanggan.

Baca Juga  Laga Uji Coba: Leny Yoro Debut, MU Kalahkan Rangers 2-0

Hasilnya benar, jika di rumah tersebut terjadi TPPO dengan mempekerjakan anak di bawah umur. Mereka diminta melayani setiap pelanggan yang masuk memesan.

Setelah dipastikan jika di situ terjadi TPPO, Subdit V Siber langsung melakukan penggerebekan. Ketujuh orang pelaku tidak bisa berkutik saat dilakukan penangkapan.

“Tim langsung mengamankan para mucikari bersama beberapa wanita yang akan mereka tawarkan kepada para lelaki hidung belang,” kata Ditreskrimsus Polda Gorontalo Kombes Pol. Taufan Dirgantoro.