Juara Pengelola Keuangan Desa Berbasis Masyarakat, Kades Maregam Diundang ke Kegiatan Brand Marking di India

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Tidore: Desa Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, terpilih sebagai pengelola keuangan desa yang berbasis masyarakat.

Atas kesuksesan tersebut, Kepala Desa Maregam Adam Fatah diundang dalam kegiatan brand marking di India awal September mendatang.

Desa itu mengawali pembangunan Program Inovasi Desa (PID) pada 2015 dengan memanfaatkan kelompok-kelompok kecil di masyarakat.

Dana desa yang diterima Desa Maregam dikelola secara gotong royong dan transparan oleh masyarakat setempat.

’’Saat ini kami juga mengajak masyarakat mengelola keuangan dengan berbasis digital,’’ ujar Adam.

Pada 2016-2017, Desa Maregam mengembangkan BUMDes untuk menambah pendapatan asli desa (PAD) melalui berbagai sumber. Di antaranya, pengelolaan transportasi laut dan darat.

Baca Juga  Kapal Belum Ditemukan, Tim SAR Tatap Muka dengan Keluarga Kru MV. Nur Allya di Ternate

’’Kami juga memasarkan produk unggulan gerabah. Desa kami satu-satunya penghasil gerabah di Maluku Utara,’’ ungkapnya.

Memasuki 2018, Desa Maregam berfokus pada peningkatan kesehatan. Salah satunya, mengelola sampah desa.

’’Pemilahan sampah dikelola BUMDes. Sampah didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai jual. Dampaknya, lingkungan desa makin sejuk dan bersih,’’ paparnya.

Potensi wisata Desa Maregam sangat besar. Misalnya, wisata bahari dengan terumbu karang yang sangat indah.

Karena itu, infrastruktur dan sumber daya masyarakat (SDM) perlahan dibenahi. Promosi desa melalui media sosial juga digencarkan.

’’Sekarang wisatawan datang dari berbagai negara. Mulai Amerika hingga Eropa,’’ ucapnya.

Pelayanan yang baik membuat wisatawan yang datang semakin banyak. Hasilnya, jaringan pemasaran gerabah sebagai produk unggulan desa terus meluas.

Baca Juga  Arab Saudi Tangkap 3 Pangeran yang Hendak Mengudeta Raja Salman?

Omzet penjualan meningkat dari waktu ke waktu. (red/jpnn)