Judi Sabung Ayam di Taliabu Berujung Ricuh, 3 Warga dan 1 Polisi Tewas

oleh -259 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Perkelahian saat judi sabung ayam berujung pembunuhan terjadi di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat, Maluku Utara, Jumat (22/11). Dalam peristiwa itu, 4 orang tewas.

Informasi yang dihimpun, anggota Polsek Taliabu Barat berinisial Aiptu LOS diduga tewas diserang warga. Ia juga terlibat judi sabung ayam yang berujung perkelahian itu. Selain LOS, terdapat 3 warga tewas berinisial LS, LK, dan LD.

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan, kasus ini sudah ditangani Polres Kepulauan Sula.

“Benar ada peristiwanya pada Jumat, 22 November 2019, pukul 16.30 WIT di kebun percontohan di Desa Nggele, Kec. Taliabu Barat, Kab. Pulau Taliabu, Malut. Saat ini ditangani di Polres Kepulauan Sula,” kata Adip saat dikonfirmasi, Senin (25/11).

“Polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa 10 orang saksi, baik dari anggota polisi maupun masyarakat sekitar,” kata Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan, di Kota Ternate, Senin (25/11/2019).

Baca Juga  Louhenapessy Himbau Warga Kota Ambon Tidak Terprovokasi Isu

Pelaku penikaman, kata dia, sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni La Darno dan seorang rekannya La Bomba yang sebelumnya memicu  saat berlangsung judi sabung ayam.

Kronologinya, kata dia, berawal saat kedua tersangka La Bomba dan La Darno berselisih pendapat tentang posisi judi draw (imbang) atau lanjut pada Jumat (22/11/2019) di kebun percontohan Desa Nggele, pukul 16.30 WIT.

Ketika itu, La Bomba melemparkan ayamnya yang masih bertaji dan mengenai La Darno, sehingga La Darno mengalami luka namun tidak bereaksi. La Bomba yang emosi mencabut badiknya dan mengancam La Darno untuk terus melanjutkan permainan.

“Sewaktu itu ada anggota Polsek Taliabu Barat, La Ode Syaifuddin yang melintas, lalu berniat untuk melerai dan melepaskan tembakan ke udara,” ujar dia.

Baca Juga  Pastikan Kotak Suara & Surat Suara Aman, Kapolres Buru Cek PPK

La Bomba melarikan diri dan suasana arena yang ketika itu ada sekitar 100 orang menjadi ricuh. La Darno kembali ke rumah untuk ambil parang dan kembali ke arena judi, dan terjadilah insiden penikaman itu.

Kabid Humas mengatakan, Kapolres Kepulauan Sula AKBP Muh Irvan saat ini sedang berada di lokasi, jenazah yang meninggal dunia sudah dimakamkan, sedangkan korban luka berat dirujuk ke RS Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Dua orang sebagai pelaku dengan persangkaan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 64 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” kata dia. (red/rtl)