Jumat Besok Ormas Islam Malut Gelar Aksi Menyoal Pembunuhan 6 Laskar FPI & Penahanan Habib Rizieq

oleh -45 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sejumlah pengurus ormas Islam, OKP Islam, dan tokoh agama di Maluku Utara bakal melakukan aksi damai pada Jumat, 18 Desember mendatang.

Aksi ini untuk menyikapi peristiwa penembakan enam orang Laskar FPI dan kasus hukum yang menimpa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (IBHRS).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ternate, Usman Muhammad dalam konferensi pers yang digelar, Rabu (16/12/2020) menyatakan, pihaknya sudah menggelar rapat dan disepakati beberapa hal yang akan disampaikan kepada pemerintah maupun aparat keamanan.

“Karena persoalan-persoalan seperti ini harus ditangani secara humanis dan secara manusiawi, jangan sampai terjadi hal-hal yang tentunya bisa memancing emosi dan kemarahan dari umat. Untuk itu kami meminta dan menuntut kepada pemerintah lewat aksi damai, bahwa hendaklah prinsip hukum itu ditegakkan karena semua orang sama di mata hukum, siapapun dia, dari presiden maupun rakyat kecil. Jangan sampai hukum itu berlaku hanya untuk orang-orang tertentu,” kata Usman.

Usman bilang, jangan sampai ketika orang tertentu melakukan satu hal mendapat hukuman, sedangkan orang lain yang melakukan hal yang sama dibiarkan begitu saja.

Baca Juga  Selanno : Belum ada penerimaan CPNS tahun 2018

“Sudah ada beberapa poin yang kami sampaikan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat yang sudah dalam kesepakatan rapat organisasi Islam tadi. Secara resmi akan kami sampaikan nanti hari Jumat,” jelasnya.

Ketua MUI Kota Ternate Usman Muhammad. (Tandaseru/Rikam H. Kamari)

“Selesai salat Jumat kami akan diawali dengan salat ghaib enam orang syuhada dan salah satu tuntutan kami dan seluruh umat Islam yang ada di Indonesia bahwa kematian enam syuhada itu segera diusut tuntas sehingga ke depan tidak ada lagi hal-hal seperti ini,” tegas Usman.

Dia juga menyebutkan, polisi bertugas melindungi, mengayomi dan melayani. Dalam menangani insiden, bukan langsung dilakukan tembak mati tapi diberi tembakan peringatan atau tembakan yang melumpuhkan.

Baca Juga  Harta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Naik Rp7 Juta per Hari

“Kami berharap kepada umat Islam mari kita sampaikan belasungkawa dimana kita semua umat Islam merasakan sakit dan kami meminta Habib Rizieq Shihab dibebaskan tanpa ada syarat dan bila perlu kami siap menggantikan beliau di penjara,” tandasnya. (red/tsc)