Jurus Begal Penguasa Hadapi Perubahan

oleh -58 views

Harga mahal harus dibayar Partai NasDem, Menterinya yang sekaligus sekjen partai, dicopot dengan sangkaan korupsi, padahal masih banyak mereka yang mendapatkan sangkaan yang sama, masih aman aman saja, karena masih berada dalam koalisi yang sama.

Apel perubahan partai Nasdem bisa dipahami sebagai bentuk show of force kekuatan Partai NasDem dihadapan Jokowi dan Istana, tak kurang 200 ribu kader hadir di Jakarta. Apalagi pernyataan SP dalam pidatonya yang tak akan surut mengawal perubahan bersama Anies Baswedan. Nampaknya taktik SP dengan apel perubahan ini membuat Jokowi harus berpikir ulang memperlakukan SP dan Partai NasDem.

Sehari setelah itu, SP diundang ke istana, sebuah pemandangan yang tak lazim selama ini, karena SP dan Partai Nasdem dianggap telah membangkang istana. Apalagi dalam pernyataannya, SP menjelaskan bahwa Jokowi juga menanyakan siapa sebenarnya wakil Anies. Dengan berkelakar dia jawab bahwa itu semua biarlah Anies yang jawab. Pertanyaannya adakah keberanian Jokowi mengundang Anies ke istana untuk bicara perubahan yang diperjuangkan oleh Anies dan Koalisinya?

Baca Juga  Ini Pasangan Terbaik dan Terburuk untuk Shio Macan

Kehadiran utusan Partai Golkar dalam acara apel perubahan yang diadakan oleh Partai Nasdem, nampaknya membuat istana terusik. Sehingga menertibkan mulailah ketua Golkar, Airlangga Hartarto diganggu dengan kasus kasus yang dianggap berpotensi menjeratnya. Tak lama setelah kehadiran utusan partai Golkar tersebut, kejaksaan mulai mengungkit kasus yang pernah menyanderanya, terkait kasus ekspor CPO.

No More Posts Available.

No more pages to load.