Kabel optik putus, jaringan komunikasi Papua-Papua Barat lumpuh

oleh -66 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari :Putusnya kabel optik jaringan laut di Perairan Jayapura, sejak Jumat (6/4) lalu, menyebabkan turunnya kualitas layanan Telkom Group.

Alhasil, jaringan komunikasi di wilayah Papua dan Papua Barat pun mengalami lumpuh total.

Sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh General Manajer (GM) Telkomsel Papua Barat di Sorong, dengan Nomor Tel.110/U.M000/R7W-7H100000/2018, tertanggal 26 April 2018 lalu, menyatakan penurunan kualitas jaringan mulai dari tanggal 28 April hingga tanggal 5 Mei mendatang.

Terkait dengan hal tersebut, PT. Telkom Indonesia (Tbk) Area Papua dan Papua Barat, sedang melakukan perbaikan infrastruktur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) jalur utara.

Link Banner

Akibat perbaikan yang dilakukan ini beberapa daerah di Papua dan Papua Barat, seperti daerah Sarmi, Biak dan Manokwari, terkena dampak turunnya kualitas jaringan telekomunikasi.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Kemenag Halbar Gelar Kegiatan Berbagi

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Kamis (3/5), hal ini dibenarkan Kepala Kantor Telkom Area Manokwari, Rifai Abdullah.

Diakuinya, kondisi ini akan segera normal kembali dalam waktu dekat ini.

Apalagi, akunya, saat ini petugas yang sementara melakukan perbaikan, telah berada di wilayah Perairan Papua Barat, tepatnya di Sorong.

”Untuk wilayah Jayapura sudah diperbaiki. Dan sekarang tim sementara ada kerjakan yang di perairan Sorong. Secara jadwal, jaringan akan normal kembali pada tanggal 5 Mei,” ujarnya.

Menurutnya, untuk sementara kebutuhan beberapa instansi di Papua dan Papua Barat, pihak Telkom dan Telkomsel dibantu oleh Satelit Visa, dengan besaran daya 600 mega.

Meski demiian, jelasnya masih juga tidak mampu melayaani kebutuhaan, dikarenakan kualitas daya tersebut tidak sama dengan yang dimiliki PT Telkom sebelumnya.

Baca Juga  Antisipasi Bencana Alam di Kabupaten Kepualauan Aru, Brimob Maluku Gencar Patroli Tanggap Bencana

”Jadi saat ini semua dialihkan menggunakan satelit. Kami dapat bantuan daya 600 mega, namun juga tidak mampu. Karena kulaitasnya tidak sama,” pungkasnya.

Hasil pantauan Porostimur.com, Kantor Telkom Area Manokwari, juga sedang melakukan perbaikan jaringan darat, agar saat jaringan laut aktif, semua kembali normal dan lancar. (jefri)