Kades Serempet Anak Kecil, Warga Dua Desa di Huamual Bentrok

oleh -11 views
Link Banner

Porostimur.com | Huamual: Warga dua desa yakni Desa Iha dan Loki di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, terlibat aksi bentrokan, Sabtu (31/8).

Bentrokan terjadi setelah Kepala Desa (Raja) Negeri Iha, Zain Syaiful Latukaisupy dianiaya sejumlah oknum pemuda di Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, tidak seng aja menambak seorang anak kecil yang tiba-tiba melintas di jalan raya.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamd Roem Ohoirat mengatakan, Kades Zain dianiaya setelah mobil Toyota Avanza yang dikendarainya menabrak seorang bocah berusia 6 tahun saat melintas di dusun tersebut pada Jumat malam.

Menurut Roem, setelah insiden itu, warga desa Iha bersama pemerintah desa setempar  langsung menggelar rapat untuk menyikapi insiden penganiayaan yang menimpa kepala desanya.

Link Banner

“Warga meminta agar pelaku penganiyaan terhadap Raja Negeri Iha segera di tangkap pihak keamanan dalam waktu 1×24 jam dan kalau hal tersebut tidak dipenuhi maka masyarakat Desa Iha akan menunjukan sikapnya,”kata Roem kepada wartawan, Sabtu.

Baca Juga  Kabar Transfer, Manchester City Resmi Datangkan Kiper Muda Belanda

Dia menerangkan karena pelaku tidak juga ditangkap, warga yang marah kemudian menyerang dusun Tanah Goyang, pada Sabtu siang dengan menggunakan sejumlah kendaraan darat dan juga speedboat.

“Ada sekitar 500 warga yang berkumpul di Dusun Uhe, lalu mereka bergerak menyerang Dusun Tanah Goyang,”katanya.

Dia mengaku setibanya di perbatasan Dusun Tanah Goyang kedua massa yang telah berhadapan langsung terlibat  saling lempar.

Beruntung ratusan personel gabungan TNI Polri segera dikerahkan untuk menghalau kedua warga desa yang terlibat bentrokan.

“Aparat Polri dan TNI langsung dikerahkan sehingga situasi dapat dikendalikan dan massa yang saling berhadapan dapat dihalau,”katanya.

Roem mendambahkan untuk menghindari terjadinya bentrok  susulan yang tidak diinginkan, saat ini sebanyak 112 personel gabungan TNI Polri masih berisaga di perbatasan Dusun Tanah Goyang.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Papua Minus, Jokowi Buat Apa?

“Mediasi antartokoh masyarakat dan tokoh pemuda  sedang dilakukan dan kami kami mengimbau warga tidak terprovokasi dan memperayakan penanganan kasus tersebut ke polisi,”imbaunya. (Keket/doddy/kcm)