Kadis Dikbud Maluku Jamin PPDB Akan Dilakukan Sesuai Prosedur

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Permendikbud tersebut mengatur PPDB 2021 untuk SD, SMP, dan SMA dilaksanakan melalui beberapa jalur pendaftaran yakni zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua/wali, dan prestasi kecuali untuk jenjang SD. Sementara, seleksi calon peserta didik baru tingkat SMK memiliki jalur pendaftaran yang berbeda.

Hal yang sama juga dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji dalam acara cofee morning dengan wartawan pada aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Kamis (1/4/2021).

Baca Juga  Jadi Pembunuh Bayaran Kartel Narkoba, Bocah 16 Tahun Ini Mati Tertembak

“Untuk proses PPDB ini, zonasi akan tetap dilakukan tidak boleh ada sekolah-sekolah yang tidak mematuhi aturan ini. Kita punya 4 jalur yang harus ditempuh dalam PPDB ada zonasi, afirmasi, kepindahan orang tua dan prestasi. Zonasi itu besar 70% dan 3 ini adalah 30%. Jadi yang tidak masuk dengan zonasi, dia bisa masuk dengan 3 ini”, ujarnya.

Link Banner

Sangadji menjelaskan, zonasi ini bertujuan untuk mendekatkan murid dengan sekolah artinya, yang berhak untuk masuk suatu sekolah adalah anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah dan jikalau ketika ada dua tempat dari satu tempat yang diperebutkan maka akan diukur siapa yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

Dirinya mengatakan, akan menjamin dan memantau proses PPDB sehingga dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga  Hari Film Nasional, Hannah Al Rashid Suarakan Lingkungan Syuting Aman Kekerasan

“Saya jamin bahwa PPDB ini akan kami lakukan sesuai dengan prosedur, apalagi untuk Siwalima. Siwalima akan mengikuti tes seperti STPDN. Mereka tes diluar, nilai sudah langsung keluar, jadi tidak ada lagi yang bisa titip-titip”, tukasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku, semuanya akan mendapat jatah sesuai dengan presentasi daripada lulusan sehingga lulusan terbanyak akan mendapat jatah terbesar dan itu akan dipantau semua oleh pihaknya.

Sangadji menegaskan, proses penerimaan ini tidak melalui jalur-jalur tes lagi tetapi menggunakan 4 jalur sesuai dengan Peraturan Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021.

“Tidak ada tes, semua berdasarkan jarak-jarak sekolah. Kalau ada yang masuk, yang sekolahnya jauh, kita periksa karena ada tiga jalur lain yaitu prestasi, afarmasi dan kepindahan orang tua”, tuturnya. (alena)