Kadispora: Tidak Ada Persyaratan Tambahan Bagi Bacapas Morotai Tahun 2020

oleh -105 views
Link Banner

Porostimur.com | Morotai: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) kabupaten Pulau Morotai Yanto A Gani, menjelaskan kepada para orang tua siswa untuk mengantisipasi anaknya mengikuti Bakal Calon Paskibraka (Bacapas) Tahun 2020, agar tidak mempercayai begitu saja informasi yang membawa nama Tim Seleksi (Timsel) Bacapas.

Kemudian dengan meminta sejumlah persyaratan misalnya calon paskibraka harus mempunyai kartu BPJS, membayar biaya administrasi dan lain sebagainya. Jika terdapat kasus demikian agar segera laporkan kepada pihak Dispora.

Yanto Gani selaku Ketua Panitia Bupati CUP 2019 mengatakan setelah mempelajari beberapa laporan dan informasi seleksi Bacapas 2020 yang diselenggarakan di beberapa sekolah. Pihaknya menyampaikan pernyataan tegas, bahwa tidak ada persyaratan tambahan diluar persyaratan Timsel sebagaimana yang tertuang pada edaran resmi Dispora nomor 427.B/Dispora/PM/III/2020.

Baca Juga  Jelang Natura, Kantor Basarnas Ambon Gelar Apel Siaga

“Jika peserta harus memiliki BPJS, uang administrasi dll. Maka saya tegaskan bahwa pernyataan itu tidak benar, kami tidak pernah memberatkan para siswa dan tidak membatasi hak serta keinganan siswa dalam mengikuti seleksi Paskibraka 2020”, kata Gani.

Gani menerangkan bahwa Dispora telah membentuk Timsel. Maka, tugas timsel adalah melakukan seleksi sesuai prosedur yang berlaku. Timsel berhak melakukan seleksi bakal calon paskibraka Tahun 2020 dan melakukan keputusan meloloskan peserta seleksi di tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. Sesuai dengan SK Kadispora Morotai, Nomor : 427.A/Kep.Timsel/III/2020.

Gani juga meminta kepada pihak sekolah dan pengurus PPI Kabupaten Morotai agar dapat lebih ekstra mengawasi anggota purna paskinya dimasing masing sekolah dari pengaruh pihak luar dan kesewenangannya.

Baca Juga  Mexico City Resmi Larang Plastik Sekali Pakai

“Selain pihak sekolah dan PPI, Masyarakat juga dapat mengawasi secara langsung, sampaikan secara terbuka kepada kami apabila terdapat keganjalan dan ketidakadilan selama seleksi berlangsung.” pinta Gani. (vonny)