Kakan SAR Ambon: Kecelakaan Laut di Maluku Cukup Tinggi

oleh -84 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sejak Januari hingga Juli 2020, sudah terjadu 59 kali kecelakaan laut di Maluku akibat cuaca buruk.

Hal ini dikatakan Kepala Kantor SAR Ambon, Djunaidi, S.Sos, MM saat menggelar ramah-tamah dengan wartawan pada momen Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, di Kantor SAR Ambon, Jumat (31/7/2020).

Djunaidi bilang, secera menyeluruh saat ini angka kecelakaan laut mencapai 59 kasus kecelakaan laut yang terjadi akibat cuaca buruk, baik arus laut yang kencang dan angin yang kuat maupun gelombang laut mencapai 2 sampai 4 meter.

“Banyak kapal – kapal mengalami masalah bocor pada bagian bodi atau badan kapal maupun mati mesin di laut”, ujar Djunaidi.

Djunaidi menambahkan, sejak menjabat sebulan terakhir sebagai Kepala SAR di Ambon, sudah terjadi 5 kali kecelakaan laut.

Baca Juga  Inpex Tanda Tangani MoU dengan PLN dan Pupuk Indonesia

Dengan adanya kecelakaan yang cukup banyak ini Djunaidi memprediksi bahwa Maluku rawan kecelakaan akibat cuaca buruk dan cukup berbahaya.

Djunaidi menjelaskan, pihak Basarnas sudah mempersiapkan segala sesuatu guna antisipasi dini.

“Yang dipersiapkan tersebut ialah personil, peralatan maupun mobilitas, sehingga pada saat kejadian kecalakaan Basarnas Ambon sudah siap meluncur ke lokasi kejadian tidak lebih kurang dari 25 menit bergerak”, tukas Djunaidi.

Sementara untuk memantau situasi dan kondisi cuaca serta aktifitas masyarakat di laut pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta TNI/Polri.

Djunaidi menjelaskan, Basarnas saat ini memiliki ada 4 Pos yakni ada di Pulau Banda, Namlea Buru, di Tual, dan di Kepulauan Tanimbar (Saumlaki).

Baca Juga  Adventus II, Polsek Teluk Ambon gelar pam ibadah Minggu

“4 Pos tersebut yang selalu membantu Basarnas melayani 11 Kabupaten Kota di Maluku”, sebut Djunaidi

Djunaidi menghimbau dan berharap agar Masyarakat bisa paham akan kondisi kecelakaan laut, pasalnya” jika masyarakat paham akan kecelakaan maka masyarakat paham akan resiko kecelakaan itu. (keket)