Kakankemenag SBB Serahkan DIPA dan RKAKL Tahun 2020

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab.SBB), Taslim Tuasikal, S.Ag menyerahkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL) Kepada para PPK yang terdiri Kepala Seksi/Penyelenggara dan para Kepala Madrasah.

Penyerahan yang diawali dengan pembacaan dan penandatangan pakta integritas juga dihadiri para ASN Kantor Kemenag Kab.SBB, Aula Kantor, Senin (23/12).

Dalam arahan, Taslim meminta komitmen para PPK untuk melakukan serapan anggaran yang baik dan maksimal di tahun 2020.

Selanjutnya, ia juga meminta untuk segera lakukan telaah dan pemetaan DIPA dan RKAKL. “Setelah menerima DIPA dan RKAKL ini, saya minta untuk segera lakukan telaah dan pemetaan berdasarkan kode akun dengan para pengelola perencanaan di masing-masing satker dengan selalu mengutamakan asas koordinasi dan konsultasi dengan pihak perencanaa Kantor Kemenag SBB,” pinta Taslim.

“Periksa RKAKL dengan teliti, apabila terdapat kode bintang pada akun untuk segera lakukan revisi,” lanjut Taslim.

Baca Juga  Bank Maluku Daftarkan BPJS Ketenagakerjaan 8.250 Orang Pekerja Rentan

Sementara itu, terkait dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) perihal pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji di sejumlah Kecamatan, Taslim menginstrusikan kepada para Kepala KUA untuk lakukan monitoring dan koordinasi dengan pihak Kanwil Kemenag Prop Maluku sehingga pelaksanaan pembangunannya dapat berjalanan dengan baik.

Pada saat itu, Taslim juga mengingatkan kepada pimpinan satker untuk segera lakukan proses rencana pencairan anggaran 2020.

“Hal ini, guna mengantisipasi terjadi penumpukan dalam proses pencairan yang otomatis berdampak pada keterlambatan realisasi program kegiatan kedepan,”tandas Taslim.

Seterusnya, Ia juga menghimbau untuk memperbaiki sejumlah akun yang berwarna merah pada aplikasi Empa dengan cara menyelesaikan pertanggungjawaban dengan memasukan bukti belanja ke bendahara agar indikator merah tersebut dapat terselesaikan sebelum tahun 2019 berakhir.

Baca Juga  Dilaporkan ke Polisi, MRFT: Saya Tunggu Surat Panggilan

“Pada satker-satker yang belum memiliki bendahara untuk segera mengusulkan bendaharanya. Untuk memaksimalkan itu jangan lagi PPK merangkap sebagai bendahara,” tegas Taslim.

Diakhir arahan, Taslim meminta kepada para PPK dan pengelola perencanaan untuk bersama-sama bekerja optimal agar di tahun 2020 Kantor Kemenag Kab.SBB dapat memperoleh reward terbaik dari KPPN. (angel)