Kakankemenag SBB: UAMBN Indikator Integritas dan Prestasi Siswa

oleh -61 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) yang digelar diseluruh Indonesia pada tingkat Madrasah Tsanawiyah adalah salah satu indikator pengukuran capaian prestasi siswa pada aspek akademik maupun intergritasnya.

“oleh karena itu, kesungguhan belajar siswa bukan karena takut tidak bisa lulus ujian tahun ini, akan tetapi motivasi besar belajar para siswa untuk mempersiapkan diri meraih prestasi masa depan yang lebih baik. inilah budaya positif yang kita bangun,” demikian sambutan Plt Kepala Kantor Wilayah Provinsi Maluku, Jamaluddin Bugis, S.Ag yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab.SBB) Taslim Tuasikal, S.Ag saat pembukaan UAMBN di MTsN SBB, Senin (16/3).

Baca Juga  Dit Polairud Polda Maluku Evakuasi ABK KM Arta Mina Tama 11 Korban Keracunan Gas Freon Freezer

Turut hadir mendampingi pembukaan, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Djumadi Wali, S.Ag, Kasi Sarpras Bidang Pendis Kanwil Kemenag Prop Maluku, Pengawas Madrasah dan para dewan guru.

Menurutnya, UAMBN bertujuan untuk pemetaan mutu pendidikan dan mengukur pencapaian standar komptensi lulusan pada jenjang Mts dan MA secara nasional.

“Dengan demikian peran UAMBN itu sangat penting dalam rangka memantau peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan pada madrasah di seluruh indonesia,” tandas Taslim.

“Pelaksanaan UAMBN tahun pelajaran 2019/2020 di Provinsi Maluku memakai dua metode yakni UAMBN-BK sebanyak 119 lembaga (91.54 %) dan UAMBN-KP sebanyak 11 lembaga atau 8,46 %, sedangkan jumlah peserta didik mts yang mengikuti ujian tahun ini sebanyak 4.329 siswa. saya berharap UAMBN tahun yang akan datang sudah 100 % berbasis komputer,” lanjut Taslim.

Baca Juga  Gerindra-PAN abstain bahas RUU Daerah Kepulauan

Diakhir sambutan, Taslim menegaskan bahwa kelulusan 100 persen dapat dicapai apabila ada kerja keras kolektif dari semua pimpinan satker dan dewan guru dalam menyiapkan anak didiknya untuk lebih maksimal dengan memberikan suport, semangat kepada mereka agar tidak menjadi momok yang menggelisahkan.

“Yang lebih penting kepada anak-anakku sekalian, giatlah belajar dan kurangi bermain, tidak perlu gelisah, bacalah soal dengan tenang agar dapat meraih nilai dan prestasi terbaik, dan jangan lupa tunaikan shalat, berdoa kepada allah swt, memohon doa yang terbaik sebelum mengerjakan soal-soal,” tutup Taslim. (keket/inmas/hs)