Kakanwil Kemenag Malut Buka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah

oleh -123 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Dalam upaya memperkuat kompetensi Kepala Madrasah di lingkungannya, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Ambon, menggelar Diklat Kerja Sama (DKS) Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah di Aula Kantor Kemenag Ternate, Senin (24/2/2020)

Kegiatan yang direncanakan selama empat hari tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Amir Tomagola bersama Perwakilan BDK Ambon dan Pejabat Eselon IV Kemenag Kota Ternate.

Sebelum membuka secara resmi, dalam arahannya H. Sarbin mengapresiasi Kantor Kemenag Kota Ternate atas terselenggaranya Diklat Kerja Sama Penguatan Kompetensi Kepmad dan berharap kegiatan sejenis dapat dilaksanakan di Kankemenag Kab/Kota yang lain.

Baca Juga  Mengenang Glenn Fredly, Mutia Ayu Rilis Lagu "Itu Saja"

Lebih lanjut Kakanwil menjelaskan bahwa dalam rangka pengembangan SDM, di lingkungan Kementerian Agama secara dinamis terus mengalami perubahan, bahkan kadang kecepatan perubahan tersebut belum diikuti dengan regulasi, seperti halnya menurut regulasi seorang kepala madrasah harus mengantongi sertifikasi kepala madrasah, akan tetapi di lapangan, dikarenakan kurangnya tenaga, faktor jangan ada kekosongan kepmad dll, seorang Kepmad telah dilantik sebelum mendapatkan sertifikasi kepmad.

“Saya melihat disinilah Kantor Kemenag Kota Ternate jeli melihat celah tersebut, daripada bermasalah kedepannya maka Kankemenag Kota Ternate berupaya memfasilitasi Kepala Madrasah dalam memperoleh Sertifikat yang sangat dibutuhkan dalam tertib regulasi” terangnya.

Selain itu H. Sarbin juga mengingatkan kepada Kepmad yang hadir menjadi peserta bahwa seorang Kepmad mempunyai tugas ganda, pertama tugas sebagai guru tidak mungkin bisa terlepas dari seorang Kepmad, yang kedua diberi tugas tambahan untuk mengelola dan mengatur aspek-aspek pendidikan pada madrasah agar menjadi bagus sehingga kualitas madrasah yang dipimpin sesuai dengan yang diharapankan.

Baca Juga  38 Demonstran Kudeta Militer Tewas di Myanmar, PBB: Hari Paling Berdarah

“Cara mengatur, mengolah atau memenej sebuah madrasah ada pada kegiatan Diklat semacam ini, oleh sebab itu untuk seluruh Kepmad yang hadir saya menghimbau bersungguh-sungguh dalam mengikuti materi yang diberikan sehingga dapat lulus dan memperoleh sertifikat, tentunya ilmu yang didapat dapat diaplikasikan ke madarsah yang dipimpin”, terang Kakanwil.

Perlu diketahui kegiatan DKS Penguatan Kompetensi Kepmad diikuti oleh 40 orang Kepmad tingkat MI, MTs dan MA serta direncanakan ditutup pada tanggal 28 Februari 2020. (adhy/inmas)