Kakanwil Kemenag Malut Monev Audit BOS Itjen di Halbar

oleh -92 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, Jumat (14/3/2020) melakukan monitoring dan evaluasi Audit Dana Bantuan Operasional Sekolah yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI pada Madrasah di Kabupaten Halmahera Barat.

Dihubungi via seluler Kakanwil menjelaskan maksud kegiatan monev tersebut adalah memastikan audit berjalan lancar, selain itu beliau juga ingin memastikan bahwa Kepala Madrasah yang Madrasahnya di audit untuk dapat kooperatif dengan auditor, menyediakan data-data yang diminta, serta jika ada temuan segera ditindak lanjuti untuk diselesaikan.

Menurut H. Sarbin setelah mendapat informasi dari auditor bahwa ada beberapa madrasah yang membuat laporan masih bersifat manual, sehingga beliau mengharapkan kepada pejabat maupun ASN di Kanwil dan Kankemenag Kab. Halbar yang mempunyai tusi laporan keuangan untuk dapat mensosialisasikan cara dan sistem kepada pengelola dana boss di madrasah.

Baca Juga  Peringati 2 Tahun ACoM, Menparekraf Akan Buka Festival Musik Rakyat di Pattimura Park

“Saya berharap adanya sosialisasi cara pelaporan yang memenuhi standar terutama dalam menghadapi BOS di tahun 2020, sosialisasi tersebut sebagai upaya perbaikan pelaporan dan yang terpenting adalah pengelola tahu apa yang boleh dan tidak boleh dalam penggunaan dana BOS sesuai juknis” tutupnya.

Pada monev tersebut Kakanwil didampingi Syamsuddin Fatahuddin, Kepala Sub. Bagian Kepegawaian dan Hukum dimana beliau juga memberi keterangan kepada awak humas bahwa saat ini Itjen sedang melakukan audit dana BOS tahun 2019 yang dimulai pada hari Ahad, 8 Maret 2020 sampai dengan 14 hari kedepan.

“Adapun di dalam audit tersebut yang dilihat adalah masalah mulai dari perencanaan pelaksanaan sampai kepada pelaporan apakah masih dalam koridor petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Dirjend Pendis atau tidak” lanjut Syamsuddin.

Baca Juga  Polda Malut Siap Amankan Kampus Unkhair Selama Berlangsung Sidang Sengketa Pilkada di MK

Dari gambaran pantauan, menurut Kasubag KepegHum hasilnya memang masih perlu banyak teman-teman pengelola mendapatkan pembinaan khususnya masalah administrasi, “Masih banyak teman-teman pengelola Dana BOS yang belum memahami bagaimana caranya mengelola keuangan secara sistematis, mereka masih banyak pakai manual, belum berbasis aplikasi” pungkasnya. (adhy/inmas)