Kakanwil Kemenag Malut: Pernikahan Bagaikan Melihat Bunga di Musim Semi, Selalu Berubah dan Semakin Indah

oleh -9 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe membuka dengan resmi Pembinaan Remaja Usia Pra Nikah di Kabupaten Kepulauan Sula, yang diselenggarakan oleh Program Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Tahun 2020, di Aula Kankemenag Kabupaten Kepuluan Sula, Senin (5/10/2020).

Selain membuka kegiatan, Kakanwil juga memberikan materi pembinaan kepada muda-mudi yang hadir menjadi peserta. Ikut mendampingi H. Sarbin Sehe, Kepala Kan. Kemenag Kab. Sula, H. Saiful Djafar Arfa, Kabid Bimas Islam H. Salmin Abd. Kader, dan beberapa Pejabat Eselon IV di Lingkungan Bimas Islam.

Pada kesempatan tersebut, kepada seluruh peserta Kakanwil menjelaskan bahwa membentuk keluarga bahagia dan kekal adalah tujuan pernikahan. “Pernikahan bagaikan melihat bunga di musim semi, selalu berubah dan semakin indah setiap hari, diselimuti rasa kebahagian, cinta dan kasih sayang”, ungkapnya.

Baca Juga  Yayasan Artha Graha Peduli Bantu APD untuk Tim Medis di Maluku

Pernikahan secara umum dapat diartikan sebagai bersatunya dua insan yang memiliki perbedaan, dalam satu naungan yang disebut sebagai rumah tangga.

Link Banner

Pernikahan juga merupakan suatu momen suci dan sakral yang sangat berarti bagi banyak orang dan diharapkan hanya dilakukan sekali dalam seumur hidup. Itu sebabnya, rasa syukur atau pesta menjadi momen bersejarah di hari pernikahan. Pernikahan adalah peristiwa sakral janji suci dengan pasangan. Janji yang harus dijaga hingga maut memisahkan, tak peduli seberapa besar halangan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu, Kakanwil menjelaskan bahwa calon pengantin perlu mempersiapkan diri untuk menikah. Persiapan Menikah yaitu memahami Hukum dan anjuran Menikah, Memilih Pasangan, Menyiapkan Maskawin, Kafaah, Meminang. Selain itu juga Memahami Asas Pernikahan, yaitu Membentuk Keluarga Bahagia Dan Kekal, Sahnya Pernikahan Berdasarkan Hukum Agama, Monogami, Pendewasaan Usia Pernikahan, Mempersulit Perceraian, Kedudukan Suami Istri Seimbang. Selain itu perlu memahami Tata Cara Pernikahan yang meliputi Pemberitahuan Kehendak Nikah, Pemeriksaaan Nikah, Pengumuman Kehendak Nikah, Pencegahan Pernikahan, Akad Nikah Dan Pencatatan

Baca Juga  STAI Babussalam Sula Gelar Dialog

Selanjutnya, melaui kegiatan tersebut Kakanwil menghimbau kepada masyarakat Maluku Utara, baik yang sudah menikah ataupun belum, hendaknya memanfaatkan fasilitas pelayanan kepenghuluan dan lainnya di KUA, dimana KUA saat ini sebagai poros ketahanan keluarga, terus berinovasi melakukan program yang responsif menjawab kebutuhan masyarakat dan menjawab problem kekinian.

Adapun salah satu program responsif tersebut adalah Pusaka Sakinah, meliputi empat program, yaitu: Aman (Administrasi Manajemen KUA), Berkah (Belajar Rahasia Nikah), Kompak (Konseling, Mediasi, Pendampingan dan Advokasi), serta Lestari (Layanan Bersama Ketahanan Keluarga Republik Indonesia).

Kakanwil menjelaskan bahwa KUA telah bertransformasi bukan hanya berfungsi formil dalam pencatatan nikah, akan tetapi KUA memiliki tanggung jawab agar pasangan yang dinikahkan dapat mewujudkan keluarga sakinah, sehingga setiap calon pengantin akan diberikan pembekalan secara maksimal tentang dunia pernikahan maupun praktek kehidupan beragama seperti Shalat, baca tulis Al-Quran, dll.

Baca Juga  Polres MTB Berdayakan Anggota Bhayangkari Berstatus Dokter Dalam Pemeriksaan Kesehatan Saat Sholat Idul Fitri 1441 H

Terakhir H. Sarbin menegaskan pendidikan pranikah menjadi penting guna menyiapkan pasangan pengantin memasuki dunia pernikahan, sehingga diharapkan dalam melalui biduk rumah tangga, tidak mudah goyah apalagi tenggelam dalam menghadapi cobaan kehidupan. (red/inmas)