Kamtibmas, personil Polda jalani ibadah bersama jemaat GPM Yoseph Kham

oleh -60 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Ibadah Minggu yang digelar umat Kristiani, bukan hanya dimanfaatkan sebagai wadah untuk memupuk kerohanian, namun juga digunakan untuk mendekatkan masyarakat dengan Polri maupun TNI.

Alasan ini pula yang mendasari keterlibatan personil Polri dan TNI terlibat langsung dalam kegiatan ibadah Minggu yang digelar di gedung Gereja  GPM Yoseph Kham, di Jalan Rijali No.1, Kelurahan Karang Panjang, Ambon, Minggu (29/4), sekitar pukul 09.00 Wit.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes (Pol). Moh. Room Ohoirat, saat berhasil dikonfirmasi wartawan.

Link Banner

Menurutnya, ibadah ini diikuti personil Dit Reskrimsus dan Dit Lantas yang dipimpin langsung Dir Reskrimsus Polda Maluku, serta personil TNI AD Kodam Pattimura.

Baca Juga  Kapolda Maluku Pimpin Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Dijelaskannya, melalui program Ibadah Kamtibmas dalam implementasinya baik Muslim, Nasrani dan Hindu maupun Budha, setiap anggota Polda hadir bersama-sama dengan masyarakat, seraya mengajak masyarakat menjaga kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

Untuk itu, akunya, Polda Maluku berkesempatan menyampaikan pesan Kamtibmas, dengan mengajak seluruh anggota jemaat dan keluarganya untuk berperan aktif membangun dan menjaga persatuan, kedamaian, saling menghormati serta menjaga keberagaman dan perbedaan dalam bingkai NKRI, serta memberikan pemahaman tentang upaya menolak segala bentuk hoax, hate speech dan provokasi SARA yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.

Diapresiasinya sambutan baik dari pihak Jemaat GPM Yoseph Kham yang hadir dengan meminta pihaknya untuk melaksanakan kegiatan dimaksud secara berkelanjutan.

Baca Juga  Atasi Dampak Covid-19, Pangdam Pattimura Ajak Perkuat Ketahanan Pangan

Selama ibadah berlangsung, terangnya, tugas pengamanan lalu lintas maupun lokasi diemban personil Polri yang beragama Muslim termasuk Polwan.

Hal sebaliknya, timpalnya, juga dilakukan saat Ibadah Jumat, dimana pengamanan lalu lintas dan lokasi peribadahan dilakukan personil Polri bergama Nasrani dan Polwan. (keket)