Kanada Selidiki Perusahaan Emas Diduga Terkait Kerja Paksa Etnis Uighur di Cina

oleh -34 views
Warga Muslim Uighur berjalan melintas di depan tentara yang berjaga di kawasan Xinjiang Cina.

Porostimur.com, Ottawa – Lembaga ombudsman Kanada telah membuka penyelidikan terhadap perusahaan emas di negaranya, Nike Canada. Terdapat dugaan bahwa perusahaan tersebut memperoleh manfaat dari penggunaan tenaga kerja paksa etnis Uighur di Cina.

Sheri Meyerhoffer dari the Canadian Ombudsperson for Responsible Enterprise mengatakan, penyelidikan terhadap Nike Canada diluncurkan setelah kantornya menerima pengaduan dari 28 organisasi. Dia memeriksa laporan-laporan tersebut dan menemukan alasan untuk memulai penyelidikan.

“Secara langsung, tuduhan yang dibuat oleh para pelapor menimbulkan masalah serius mengenai kemungkinan penyalahgunaan hak yang diakui secara internasional untuk bebas dari kerja paksa,” kata Meyerhoffer, Selasa (11/7/2023), dikutip Anadolu Agency.

“Saya telah memutuskan untuk meluncurkan penyelidikan atas pengaduan ini untuk mendapatkan fakta dan merekomendasikan tindakan yang tepat. Saya belum menilai hasil penyelidikan. Kami akan menunggu hasilnya dan kami akan menerbitkan laporan akhir dengan rekomendasi saya,” tambahnya.

Baca Juga  Israel Bunuh Warga Sipil Saat Bebaskan Sandera, PBB: Masuk Kejahatan Perang

Kanada melarang impor barang yang diproduksi seluruhnya atau sebagian dengan kerja paksa atau kerja wajib. Terkait Nike Canada, The Australian Strategic Policy Institute (ASPI) menuduh bahwa perusahaan emas tersebut memiliki rantai pasokan dengan enam perusahaan Cina yang produknya menggunakan tenaga kerja paksa Uighur.