Kankemenag SBB Libatkan Para Penghulu dan Penyuluh Sosialisasikan 5 M dan Isbhat Nikah

oleh -127 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab. SBB) melibatkan para penyuluh agama Islam PNS/ Non PNS dan para penghulu untuk melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas (5M) dan sidang isbhat nikah di halaman parkir Kantor Kemenag SBB, Rabu (17/2/2021).

Kepala Kankemenag Kab.SBB, Taslim Tuasikal, S.Ag dalam arahan meminta para penghulu dan penyuluh sebagai garda terdepan Kementerian Agama di masyarakat untuk mensosialisasikan penerapan 5M sebagaimana instruksi Menteri Agama No 1 Tahun 2021 untuk mengintensifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan 5M kepada masyarakat.

Terkait dengan sosialisasi sidang isbhat nikah, Kepala Kankemenag meminta para penghulu dan penyuluh untuk mendata pasangan nikah di tiap-tiap kecamatan yang dianggap belum memiliki kekuatan hukum yang sah untuk selanjutnya didaftarkan sebagai peserta sidang isbhat nikah.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon. Ahad, 10 Mei 2020

“Dan untuk sementara, biaya sidang isbhat nikah dari pengadilan agama senilai Rp. 400.000 apalagi kalau sidang terpadu dengan KUA, Dusdukcapil biayanya bisa lebih ringan. Selain itu, untuk peserta sidang yang jumlahnya banyak tidak menggunakan buku nikah regular tetapi ada surat pengantar dari saya untuk di lakukan tahapan proses buku nikah yang di keluarkan Kanwil Kemenag Maluku,” terangnya.

Link Banner

Olehnya itu, lanjut Taslim, dukungan dari para penghulu dan penyuluh agama sangat penting untuk melakukan sosialisasi terkait sejumlah persyaratan administrasi dan biaya sidang isbhat yang harus dipenuhi ketika mau mengikuti sidang isbhat nikah. Dan rincian besaran biaya yang telah dikeluarkan maka Kankemenag melalui Seksi Bimas Islam akan berkoordinasi lagi dengan pihak Pengadilan Agama untuk mengetahui dengan jelas berapa besaran biaya yang dikeluarkan bagi tiap peserta sidang Isbhat di setiap Kecamatan di Kab.SBB.

Baca Juga  Usai Baca Buku Bung Hatta, Fadli Zon Sebut Pemerintahan Sekarang Mirip Otoritarianisme Jaman Soekarno

Dikatakan, selain biaya sidang isbath nikah, terpenting adalah dilakukan seleksi administrasi dengan mengetahui secara detail status para peserta sidang isbhat. Data peserta nantinya akan ditampilkan di KUA sebelum persidangan dilakukan,

“Hal ini penting guna mengantisipasi ada komplain dan salah paham peserta sidang dengan keluarga atau masyarakat setempat,” jelas Taslim.

Diakhir arahan, Kepala Kankemenag memotivasi bahwa semua pelayanan dari ASN/Non ASN Kementerian Agama mempunyai tujuan dan nilai mulia di sisi Allah Subhannah Wa Taala yang semuannya dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kinerja pengabdian kita kepada masyarakat,” tutup Taslim.

Diakhir rapat Kepala Kankemenag menyerahkan sarana dan prasaran kepada KUA Kecamatan Huamual, KUA Kecamatan Huamual Belakang, KUA Kecamatan Kep Manipa dan KUA Amalatu.

Baca Juga  Bawaslu Kepulauan Sula Resmi Buka Rekrutmen Panwascam Pilkada 2020

Nampak hadir mendampingi Kepala Kankemenag, Kasi Bimas Islam Abd Gani Wael, S.Ag dan para staf dan peserta rapat berasal dari Para Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama PNS/Non PNS. 

(red/inmas/hs)