Kantongi Izin, CV Azzahra Karya, Akan Beroperasi di Kawasan Hutan Desa Wailoba

oleh -166 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: CV Azzahra Karya yang akan melakukan operasi di kawasan hutan Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, akhirnya mendapat izin dari Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara dengan Nomor: 522.1/6/2021, tentang Persetujuan Bagan Kerja Izin Pemanfaatan Kayu pada Areal Penggunaan Lain (IPK-APL).

Meski sebagian pemuda dan Kepala Desa Wailoba menolak kehadiran CV. Azzahra Karya untuk beroperasi di areal tersebut.

Salah satu pemuda Desa Wailoba, Safir Buamona kepada porostimur.com Selasa (15/6/2021) kemarin di Wailoba mengatakan, pihaknya menolak kehadiran CV. Azzahra dengan alasan berkaca pada perusahaan sebelumnya yang tidak memberikan kontribusi terhadap masyarakat.

“Sebagian besar pemuda menolak perusahaan yang akan beroperasi. Karena memang tong (kami red) sadar bahwa perusahaan-perusahaan sebelumnya itu seng (tidak red) memberikan kontribusi terhadap masyarakat di desa. Tong bisa berkaca dengan perusahaan misalnya, Barito, atau kemarin PT. Samalita,” papar Safir.

Safir bilang, walaupun ketua pemuda mendukung, tetapi dia bersama sejumlah pemuda tetap menolak. Menurutnya, keputusan yang diambil oleh ketua pemuda merupakan hak individu, yang memang tidak bisa dilarang. Dia juga mengaku keputusan ketua pemuda diambil bukan berdasarkan hasil rapat bersama pemuda yang ada di Desa Wailoba.

Baca Juga  Louis Van Gaal Minta Frenkie De Jong & Matthijs De Ligt Bersabar

Tak hanya itu, Safir menambahkan, yang manjadi alasan hingga dia menolak dan takut, yakni dampak. Jangan sampai merusak tanaman petani, karena masyarakat Desa Wailoba hidup dengan hasil petani.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Wailoba, Idham Usia.

Idham menolak kehadiran CV Azzahra Karya untuk melakukan operasi di kawasan hutan Desa Wailoba, dengan alasan jangan sampai terjadinya dampak yang merugikan masyarakat.

“Sebagai seorang pimpinan di desa, beta tetap bersama pemuda dan sebagian besar masyarakat di desa yang menolak, bahwa 1000 orang yang ada di Desa Wailoba yang menerima, tetapi 1 orang menolak, tetap beta menolak. Dari sekian banyak itu, sapa yang bertanggung jawab kalo terjadi dampak,” jelas Idham.

Baca Juga  Agustus Mendatang, DPRD Halsel Sahkan APBD-P

Selain itu, kata Idham, dirinya menolak juga dengan alasan itu berdasarkan hasil rapat bersama masyarakat dan pemuda yang dilakukan sejak Kamis, 10 Juni 2021.

“Pada hari Kamis, tanggal 10 Juni kamarin tong biking rapat umum dengan agenda membahas program-program yang ada di desa, bukan membahas keberadaan perusahaan. Hanya saja ada pemuda yang mempertanyakan tentang keberadaan perusahaan. Selaku pimpinan di desa, beta juga seng bisa menolak. Kemudian pada saat rapat, beta tanya di forum setuju ka tolak perusahaan. Namun pada akhirnya, dong bilang tolak. Jadi, selaku pimpinan beta pun mengiyakan untuk menolak,” imbuhnya.

Terpisah, Direktur CV Azzahra Karya, Djawal Fokaaya menyampaikan, sekalipun sebagian pemuda dan kepala desa bersikap menolak, tetapi perusahaan akan tetap beroperasi. Sebab menurutnya, CV Azzahra Berkarya sudah mengantongi izin dari Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, Kegiatan Ekspor Bea Cukai Maluku Makin Meningkat

“Semua dokumen sudah disiapkan, Izin sudah terbit yang dikeluarkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara. Perusahaan CV Azzahra Berkarya siap beroperasi, torang kerja sesuai aturan,” katanya saat diwawancarai porostimur.com di Desa Mangoli, Rabu (16/6/2021).

Djawal melanjutkan, kemarin sudah bertemu kepala desa untuk melakukan rapat secara keseluruhan, hanya kepala desa masih beralasan sibuk dengan pekerjaan desa. Karena rapat kemarin bukan rapat pembahasan soal perusahaan, tetapi rapat tentang program desa.

Djawal menambahkan, masyarakat Desa Wailoba atau pemuda yang akan dijadikan sebagai tenaga kerja di CV Azzahra Berkarya.

“Ada permintaan masyarakat yang sudah diakomodir. Jadi sekarang, sudah sekitar 10 orang, targetnya sesuai dengan permintaan pemuda dan masyarakat,” tutupnya. (am)

No More Posts Available.

No more pages to load.